
Mojokerto, sekilasmedia.com – upaya memajukan sektor pariwisata Disparpora Kabupaten Mojokerto gandeng pengerajin cinderamata. Disparpora adakan pelatihan terhadap UMKM tersebut
Sebagai salah satu dari program Disparpora dalam rangka kegiatan fasilitas proses kreasi, produksi, distribusi, konsumsi, dan konservasi ekonomi kreatif. Disparpora mengajak pengusaha dan pengerajin cinderamata untuk memajukan pariwisata di kabupaten Mojokerto
Melalui kegiatan pembinaan dan pemberdayaan Yang diadakan di Hotel Vanda Gardenia selama tiga hari dari 22 sampai dengan 24 Juni 2021. Para pengerajin akan dibekali dengan materi materi untuk mengembangkan usaha yang sedang ditekuni
H. Amat Susilo, S.Sos, Msi selaku Disparpora kabupaten Mojokerto menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah memberi motivasi terkait pengembangan ekonomi di sektor pariwisata
“Kami (Disparpora) ingin memacu kreasi bapak dan ibu untuk mengembangkan masing-masing usahanya” jelas Amat
Demi terbentuknya pemberdayaan UMKM Disparpora Mojokerto mengundang 35 orang pengerajin cinderamata di Kabupaten Mojokerto. Terdiri dari 8 pengerajin cor Kuningan, 3 pengerajin cor perak, 7 pengerajin sablon, 1 pengerajin bambu, 8 pengerajin souvenir, dan 8 pengerajin snack dan minuman.
dihadiri oleh bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pengerajin cinderamata yang berada di Mojokerto
Disparpora mendatangkan narasumber berkualitas untuk mengajari para pelaku usaha di bidang ekonomi kreatif ini salah satunya yakni CEO PT Kekean Primanda Indonesia, A. Nurhasim Hamada atau yang sering disapa Aam. Narasumber yang lain yakni Rita Suriyawati, Plt Sekertaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto
Kadisparpora yang sering disapa pak Amat juga menjelaskan akan membantu dalam penjualan dan pemasaran melalui stakeholder yang ada di Mojokerto. (Rik)






