Peristiwa

2018, Angka Kehamilan Remaja Di Bali Meningkat

×

2018, Angka Kehamilan Remaja Di Bali Meningkat

Sebarkan artikel ini
Ft.Ilustrasi

 

Denpasar Bali,Sekilasmedia.com –
Direktur Eksekutif Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) wilayah Bali, I Komang Sutrina, mengatakan, sesui data Indeks Pembangunan Pemuda Indonesia tahun 2017, dari Kementerian Pemuda dan Olahraga menunjukkan, ada peningkatan angka kehamilan pada remaja di Bali.

” Peningkatannya mencapai dua kali lipat, kalau dipresentasekan sebesar 37 persen dan pernikahan usia anak mencapai 23 persen, ” kata Sutrina di Denpasar, Minggu (30/12).

Lebih lanjut dijelaskan, angka tersebut, serupa dengan temuan PKBI dari hasil survei pada 2017, yang menyasar angka remaja usia 10 sampai 18 tahun dan 18 sampai 24 tahun. Dimana survei itu menunjukkan 5 dari 10 responden pernah melakukan hubungan seksual saat berpacaran.

BACA JUGA :  Nenek Nekat, Akhiri Hidup Dalam Sumur

Karena mengkhawatirkan, Sutrina mengaku akan menindaklanjuti temuan data tersebut, dan juga bakal menggandeng pihak sekolah untuk memasukkan materi terkait pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual di sekolah.

” Ini sangat penting, jangan dianggap remeh agar generasi kita tetap baik, ” imbuhnya.

Nantinya, materi pelajaran akan menyasar kepada murid Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sebab, di usia anak tersebut, memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi, dan anak usia SMP awal dari gerbang pergaulan.

BACA JUGA :  Anisah TKI Asal Sepanjang Dikabarkan Meninggal Dunia di Malaysia

” Jadi saat masa inilah kita tanamkan hal-hal positif, sehingga tidak sampai ada kasus perkawinan remaja, ” tandasnya.

Sutrina menambahkan, bahwa Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual telah dimulai sejak tahun 2017 di tiga sekolah yang ada di Denpasar. Bahkan, jangkauan pendidikan itu sudah lebih dari 500 murid, yakni di SMPN 6 Denpasar, SMP Wisata Sanur, dan SMP Saraswati 1 Denpasar. Selanjutnya di tahun 2018, materi itu diperluas ke SMP N 3 Denpasar dan SMP N 4 Denpasar.(son)