Daerah

Peduli Pada Masyarakat Terdampak PPKM Darurat, Denbekang V-44-02 Mojokerto Gelar Dapur Umum

×

Peduli Pada Masyarakat Terdampak PPKM Darurat, Denbekang V-44-02 Mojokerto Gelar Dapur Umum

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Sebagai bertuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak PPKM Darurat, Denbekang V-44-02 Mojokerto mendirikan dapur umum di Lapangan Basket Komplek Pondok Pesantren Segoro Agung Trowulan Jl. Syech Jumadil Kubro Sododadi Desa Sentonorejo, Kec. Trowulan Kab. Mojokerto Sabtu, (18/07/2021)

Kegiatan membuka dapur umum dan membagikan makanan untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19 akan dilaksanakan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Setiap hari 1000 bungkus dikemas untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak covid 19 di Desa Sentorejo.

BACA JUGA :  AYO VAKSIN HARI BHAYANGKARA KE 75, KAPOLRES MOJOKERTO KOTA TINJAU VAKSINASI MASSAL Mojokerto – Mendukung pelaksanaan Vaksinasi Massal dalam tahapan proses 1 juta vaksinasi serentak seluruh jajaran Polri di Indonesia dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-75 sekaligus akselerasi perintah Presiden Jokowi 1 juta vaksin perhari, di hari ketiga Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK., SH., MH meninjau Vaksinasi di Lapangan Maha Patih Gajah Mada untuk Mojokerto Raya. Sabtu (26/06/21). Target 1.263 Orang yang menerima vaksin dari Polresta Mojokerto, selama 3 hari ini masyarakat Mojokerto yang sudah menerima Vaksin Covid-19 Dosis 1 Sebanyak 1.002 Orang yang dilaksanakan oleh Tim Urkes Polresta Mojokerto bekerjasama denga tim medis Dinkes Kota Mojokerto Dalam peringatan HUT Bhayangkara ke 75 tahun dengan mengusung Tema “Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-POLRI Sehari Satu Juta Orang Serentak Seluruh Indonesia”, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK., SH., MH mengatakan, vaksin itu adalah kebijakan pemerintah pusat yang kalau kita mengatakan tentang standarisasi itu adalah langkah awal untuk meningkatkan imunitas masyarakat. “Jadi ini menjadi kebijakan pemerintah, Presiden menegaskan bahwa wajib hukumnya masyarakat Indonesia untuk melaksanakan vaksin. Namun demikian, yang paling penting ini adalah kesadaran masyarakatnya karena hukum wajib yang dibuat oleh pemerintah itu tidak memiliki sanksi pidana, maka kesadaranlah yang harus digugah kepada masyarakat,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, saya mengingatkan bahwa vaksin ini wajib untuk seluruh warga negara. Saya berharap ini dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, penuh kesadaran bahwa ini adalah kewajiban sebagai warga masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial bukan tanggung jawab pribadi ya. “Kalau tanggung jawab pribadi dirinya sehat selesai sudah. Kalau tanggung jawab sosial, kesehatannya dia itu harus dipastikan agar tidak membahayakan orang lain. Nah ini agama apapun akan mengajarkan itu sehingga saya minta karena ini bukan untuk kepentingan pribadi tapi juga ada kepentingan sosial yang disitu ada kepentingan negara,” terangnya. Meninjau Pelaksanaan Vaksinasi Presiden Jokowi secara virtual didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito Dari total keseluruhan serbuan vaksinasi massal ini, Polri menargetkan sebanyak 1.348.298 dosis vaksin yang akan disuntikan kepada masyarakat Indonesia dalam satu hari. Yang terdiri dari, Polda Aceh sebanyak 28.884 vaksin di 335 titik, Polda Sumut 65.750 vaksin di 193 titik, Polda Sumbar 25.109 vaksin di 124 titik, Polda Riau 32.600 di 86 titik, Polda Kepri 7.917 vaksin di 25 titik, Polda Jambi 14.589 vaksin di 230 titik, Polda Sumsel 241.000 vaksin di 509 titik, Polda Babel 4.375 vaksin di 46 titik. Lalu Polda Bengkulu 14.793 vaksin di 156 titik, Polda Lampung 33.198 vaksin di 85 titik, Polda Banten 42.662 vaksin di 25 titik, Polda Metro Jaya 10.500 vaksin di enam titik. Polda Jawa Barat 178.643 vaksin di 832 titik, Polda Jateng 141.043 vaksin di 340 titik, Polda DIY 12.996 vaksin di 30 titik, Polda Jatim 117.994 vaksin di 206 titik. Kemudian Polda Bali 12.500 vaksin di 10 titik, Polda Kalbar 21.000 vaksin di 30 titik, Polda Kalsel 18.936 vaksin di 183 titik, Polda Kalteng 11.117 vaksin di 17 titik, Polda Kaltara 2.025 vaksin di enam titik, Polda Sulsel 39.044 vaksin di 290 titik, Polda Sultra 13.375 vaksin di 235 titik, Polda Sulteng 13.550 di 21 titik. Selanjutnya di Polda Sulut 9.777 vaksin di 15 titik, Polda Sulbar 5.312 vaksin di 67 titik, Polda Gorontalo 4.298 vaksin di tujuh titik, Polda NTB 152.385 vaksin di 229 titik, Polda NTT 27.796 vaksin di 138 titik, Polda Maluku 8.622 vaksin di 22 titik, Polda Maluku Utara 5.400 vaksin di 15 titik, Polda Papua 15.759 vaksin di 85 titik dan Polda Papua Barat 4

KH. Bimo Agus Winarno Ketua Pondok pesantren Segoro Agung Trowulan menyampaikan bahwa, semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak Covid 19,”ujarnya

Sementara itu Kapten Cba Darsono mengatakan, sasaran kami adalah mereka yang terdampak langsung dari pemberlakuan PPKM Darurat, karena mereka tidak bisa beraktivitas seperti, para tukang becak, ojek dan tentunya masyarakat, semoga kegiatan ini bisa membantu mereka.

Sementara itu Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto mengatakan “ Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kita Korem 082/CPYJ Mojokerto dalam meringankan beban masyarakat akibat pemberlakuan PPKM Darurat, selain itu kegiatan ini sebagai respon dari pimpinan untuk berbuat nyata dalam mengurangi beban masyarakat.
“Untuk kegiatan memasak menu makanan dilaksanakan oleh prajurit Denbekang, sedangkan membungkus dan mendistribusikan kepada masyarakat dilaksanakan oleh para santri pondok pesantren Segoro Agung,”ujar Danrem

BACA JUGA :  Legislator Asal Gerindra Soroti Rendahnya Serapan Anggaran Belanja Daerah

Pelaksanaan dapur umum yang dilaksanakan oleh Denbekang ini tetap mematuhi protokol kesehatan.
(Rem/wo)