Daerah

Menekan Lonjakan Covid-19, Walikota Ning Ita Mengikuti Pengarahan Presiden Jokowi

×

Menekan Lonjakan Covid-19, Walikota Ning Ita Mengikuti Pengarahan Presiden Jokowi

Sebarkan artikel ini
Foto, Walikota Mojokerto Ning Ita

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari Ningita bersama Bupati/Wali kota se-Jawa Timur mengikuti pengarahan dari Presiden RI Joko Widodo jokowi secara langsung di Pendopo Renggo Djoemeno, Kabupaten Madiun pada Kamis (19/8/21).

Selain memberikan pengarahan kepada Forkopimda, dalam Kunjungan Kerja Presiden Jokowi ke Jawa Timur pada hari ini adalah untuk meresmikan pabrik porang PT Asia Prima Konjac yang berlokasi di Desa Kuwu Kecamatan Balerejo serta meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMPN 3 Mejayan dan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat di Gedung Kampung Pesilat Caruban

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Kab. Blitar Akan Sidak Proyek Jembatan Subali Blitar, Sekilasmedia.com Proyek Jembatan Subali yang berada di Kecamatan Sutojayan masih belum berwujud. Padahal proyek jembatan senilai 10,5 miliar rupiah tersebut harus selesai pada akhir bulan Desember 2023 ini. Hingga saat ini progres pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Sutojayan dan Kelurahan Kedungbunder Kec. Sutojayan tersebut masih mencapai 25 persen saja. Sejauh ini yang sudah terbangun adalah abutmen atau substruktur yang berada di ujung bentang jembatan sisi barat. Dengan progres yang begitu lelet, warga sekitar lokasi pun khawatir jembatan ini tidak akan selesai pada akhir tahun ini. Menanggapi keluhan tersebut DPRD Kabupaten Blitar pun akan melakukan sidak pembangunan jembatan Subali tersebut. “Emang terkesan lelet ya, kami akan sidak ya beberapa pekan ke depan,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Sugianto (Sugik), Jumat (01/12/23). Warga khawatir proyek jembatan senilai 10,5 miliar rupiah tersebut tidak akan selesai tepat waktu. Kekhawatiran warga tersebut didasarkan didasarkan kondisi saat ini yang telah memasuki hujan, dimana sungai Ludo Agung biasanya akan meluap ketika hujan terus turun. Jika banjir terjadi warga khawatir pondasi bangunan jembatan akan terbawa arus sungai. Sehingga jembatan yang memakan APBD senilai Rp 10,5 miliar rupiah tersebut tidak akan rampung. Pembangunan jembatan ini memang mengalami sejumlah kendala, mulai dari material hingga pembebasan lahan. Proses pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan Subali ini ternyata belum selesai. Total ada 19 warga yang akan terdampak pembangunan jembatan Subali. Tanah dari warga tersebut baru akan dibebaskan atau diberikan ganti rugi dengan akta notaris pada pekan depan. “Memang ada kendala pembebasan lahan di sekitar lokasi dan warga terdampak tapi PUPR tetap optimis katanya bisa rampung dalam pekan depan,” tegas Sugik. (adv/ddg)

Ning Ita menyampaikan arahan Presiden Jokowi antara lain penanganan Covid-19 masih harus menjadi perhatian utama bagi kepala daerah dan semua anggota Forkopimda. Termasuk diantaranya pendataan yang harus dilakukan sesuai dengan fakta di lapangan. Menekan lonjakan kasus dan penyebaran varian baru Covid-19, pelaksanaan isoter, mempercepat tracing dan vaksinasi serta distribusi obat-obatan.

BACA JUGA :  Polres Blitar dan jajaran Amankan Penyaluran Bantuan Pangan

Hal lain yang menjadi arahan Presiden adalah agar semua Kepala Daerah menstabilkan ekonomi di Jawa Timur serta mengoptimalkan serapan anggaran APBD yang langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Disamping diikuti oleh Bupati/Wali kota se Jawa Timur, pengarahan Presiden RI juga diikuti secara virtual oleh Wakil Bupati/Wakil Wali kota, Dandim dan Kapolres/Kapolresta se-Jawa Timur secara virtual dari ruang kerja masing-masing.(wo/adv)