Daerah

Polsek Tandes Menggelar Operasi (Cipkon) Cipta Kondisi Mandiri

×

Polsek Tandes Menggelar Operasi (Cipkon) Cipta Kondisi Mandiri

Sebarkan artikel ini

Surabaya, Sekilas media com – Operasi cipta kondisi tersebut di pimpin langsung oleh Pawas (Perwira Pengawas) Kanit Sabhara Ipda Max Artuhur, didampingi Kanit Provos, dan di ikuti oleh anggota sebanyak 11 personil bersama piket fungsi Polsek Tandes Polrestabes Surabaya.

Guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Kepolisian Sektor Tandes menggelar operasi (Cipkon) cipta kondisi mandiri bertempat di Jl. Bibis Balongsari Tandes Surabaya, minggu pagi (20/1/2019).

Usai pelaksanaan apel, kegiatan di lanjutkan dengan pelaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan beserta seluruh bawaannya dengan sasaran sajam, senpi, miras narkoba, maupun obat-obatan terlarang dan lain-lainnya.

BACA JUGA :  H. Buat Santoso PO Mahkota Dukung Presiden Jokowi Pro Pahlawan Covid: Selamat Hari Pahlawan As Inspiration

Dalam kegiatan tersebut anggota Polisi melakukan pemeriksaan kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk pemeriksaan roda 2 sebanyak 165 unit dan roda 4 sebanyak 7 unit kendaraan mobil.

Dan dari hasil pemeriksaan kendaraan tidak di temukan barang-barang terlarang namun pihaknya memberikan tindakan tilang kepada 30 pelanggar lalu lintas barang bukti yang disita STNK sebanyak 26 lembar dan SIM sebanyak 4 lembar.

Sementara itu, Kanit Sabhara IPDA Max Artuhur mengatakan, kegiatan operasi cipta kondisi merupakan kegiatan yang rutin di laksanakan setiap hari baik siang maupun malam dengan tujuan mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya.

BACA JUGA :  Polresta Sidoarjo Gandeng Wartawan Vaksinasi Bagi Masyarakat

Dan juga dapat mengganggu kondusifitas kamtibmas. yang selama ini telah berjalan baik serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kota Surabaya,” terangnya.

Sedangkan ssaran seperti sajam, handak, miras, narkoba dan obat-obatan namun tidak ditemukan saat melaksanakan operasi cipta kondisi. Secara keseluruhan kegiatan selama satu jam berjalan dalam keadaan aman, lancar dan terkendali,” tutur IPDA Max Artuhur. ( Eko )