Daerah

Pembelajaran Tatap Muka Di SMP 5 Ngawi Diberhentikan Sementara, Gara-Gara 2 Siswa Terinveksi Covid 19

×

Pembelajaran Tatap Muka Di SMP 5 Ngawi Diberhentikan Sementara, Gara-Gara 2 Siswa Terinveksi Covid 19

Sebarkan artikel ini

Ngawi, sekilasmedia.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi mengambil langkah cepat untuk menghentikan sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk menanggulangi penyebaran Covid 19,disebabkan ditemukannya 2 Pelajar SMPN 5 terinveksi virus.

Ketika ditemui di SMP 5 Ngawi, Sumarsono kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan Kita mendapat laporan dari Kepala Sekolah, bahwa 2 siswanya lagi sakit di Puskesmas Ngawi Purba kemudian dirujuk ke rumah sakit (Rs) At-Tin dan RSU Dr.Soeroto Ngawi.

“ Di Rs At-tin dilakukan pemeriksaan, hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) adalah positif “ Ungkapnya.

BACA JUGA :  Kapolres Tulungagung ,Pimpin Apel Pagi : Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial

Lebih lanjut, setelah mendapatkan laporan dari kepala sekolah, kami langsung berkoordinasi dengan satgas covid melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), bahwa rekomendasinya adalah PTM sementara dihentikan.

“ Dari rekomendasi itu, PTM dialihkan menjadi pembelajaran secara daring mulai tanggal 27 sampai dengan 9 Februari 2022 atau selama 14 hari kedepan “ Terangnya.

Untuk mengetahui tingkat penyebaran, Dinas Kesehatan melakukan Tracing atau pelacakan yang terdiri dari identifikasi, penilaian dan pengelolaan terhadap seorang yang telah terpapar Covid 19 di Kelas 9 H tempat kedua siswa itu belajar.

“ hari ini 32 siswa dan 10 guru mengikuti tracing sesuai arahan Dinkes, dari hasil tesnya adalah negatif “ Jelasnya.

BACA JUGA :  Fraksi PAN Sesalkan Jatim Belum Capai Universal Health Coverage

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga menyampaikan bahwa mulai dilakukan PTM 100% di semua sekolah yang dimulai tanggal 5 januari kemaren, kita membentuk beberapa tim untuk melakukan evaluasi terhadap pembelajaran tatap muka baik lembaga Paud, SD maupun SMP.

“ Dari hasil rapat evaluasi dari berbagai lembaga pendidikan, kita akan minta petunjuk kepada ketua Satgas covid yaitu Bupati apakah nantinya PTM dilanjut apa tidak. Sementara hanya SMP 5 saja yang dihentikan untuk pembelajaran tatap mukanya “ Tuturnya.(BAMS)