Ngawi, sekilasmedia.com – Guna meningkatkan kapasitas Tim Fasilitator Lapangan (TFL) kegiatan DAK Perumahan dan perbaikan Rumah Layak Tidak Huni (RLTH) 2022, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Ngawi mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Kurnia Hall Centre, jalan Soekarno Hatta.
Mujiati, Kabid Perumahan Rakyat mengatakan bimtek ini untuk koordinasi dan membekali tenaga pendamping saat dilapangan, dari hasil recruitment yang dilaksanakan awal maret kemaren, banyak yang baru.
“ 38 TFL yang mengikuti, ada sebagian yang baru maka diperlukannya bekal ilmu saat melaksanakan tugas dilapangan. Pelaksanaan kegiatan RTLH dan DAK perumahan dilaksanakan sekitar bulan mei dan juni “ Ungkapnya.
Pada pelaksanaan di tahun 2022 ini, untuk jumlah penerima bantuan RTLH sebanyak 220 orang, masing-masing mendapatkan Rp.17.500.000, dan program DAK Perumahan ada 82 penerima, mendapatkan total anggaran RP.35.000.000,- yang dirinci dari sharing APBD sebesar RP.15.000.000,- dan APBN Rp.20.000.000,-.
Kendala yang terjadi saat pelaksanaan kegiatan adalah kurang peran aktif atau swadaya masyarakat, “ Kendalanya selain peran aktif masyarakat adalah tradisi, mencari hari bagus untuk mendirikan rumah masih dipegang teguh, padahal kita mendapat target 60 hari sudah selesai “Terang Mujiati Kabid Perumahan Rakyat.
Lebih lanjut, Dia menjelaskan bimtek sangat diperlukan buat TFL , harapannya permasalahan dilapangan bisa dipecahkan bersama,mulai dari pembuatan RAB teliti sesuai kondisi tempat dan sumber swadaya yang ada.
“ Swadaya tergantung dari masyarakat, keinginannya berbeda-beda, dibutuhkan koordinasi dengan pemerintah desa untuk memsukseskan program.Kepala desa bisa menggerakkan warganya untuk membantu mengurangi di biaya tenaga tukang, anggaran untuk tenaga dapat dibelikan tambahan material “ Tutupnya. (BAMS)