Daerah

Ganjar Pranowo Didampingi Istrinya, Ziarah Ke Makam Gus Dur Dan Silaturahmi Ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang

×

Ganjar Pranowo Didampingi Istrinya, Ziarah Ke Makam Gus Dur Dan Silaturahmi Ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang

Sebarkan artikel ini

Jombang, Sekilasmedia.com – Moment liburan 3 hari ini dimanfaatkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama sang Istri, Siti Atiqoh Supriyanti untuk silaturahmi ke Pondok Pesantren Tebuireng dan Ziarah Ke Makam Gus Dur, Minggu (18/4/2022) sekitar pukul 13.45 WIB.

Tampak hadir Camat Diwek, beberapa Kepala Desa dan Ketua PAPDESI Gus Fathur Rahman, Persatuan PKL dll.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sangat mengagumi sosok kepemimpinan Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid. Presiden RI yang ke 4 itu selalu memberikan inspirasi dan menyikapi setiap masalah dengan santai.

Kedatangan Ganjar ini disambut oleh Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz atau karab disapa Gus Kikin.

BACA JUGA :  Polres Lamongan Terjunkan Tim Laser Cegah Gesekan Pesilat dan Kriminalitas

Usai disambut pengasuh Ponpes di dalam Kesepuhan, rombongan Ganjar kemudian menuju makam untuk ziarah. Sesaat setelah selesai ziarah ditanya awak media, mengapa datang ke makam Gus Dur di Tebuireng, Ganjar mengatakan hanya ziarah saja.

“Ziarah tok. Sebenarnya sudah lama mau kesini cuma waktu yang cocok yah hari ini. Kebetulan ini juga libur tiga hari, jadi saya bersama istri saya menyempatkan datang kesini,” ucap Ganjar Pranowo.

Ganjar mengatakan alasannya mengunjungi area makam Gus Dur di Ponpes Tebuireng Jombang karena banyak tokoh yang dahulu pernah berjuang untuk bangsa.

Moment libur tiga hari ini sengaja dimanfaatkan oleh Ganjar Pranowo bersama ibu untuk ziarah ke makam-makam Pahlawan Nasional termasuk sang Proklamator RI (Ir. Soekarno), dan KH. Abdul Rahman Wahid (Gus Dur)

BACA JUGA :  Rapat Capacity Building Mengenai Advokasi Lintas Sektor Kegiatan Program Nasional

“Untuk Gusdur, beliau itu pembaharu, memberikan ruang demokrasi, semua ditanggapi dengan enteng, dari sejarah nya siapa yang meragukan lagi. Untuk organisasi NU ini merupakan organisasi yang besar, dan punya kontribusi besar juga dalam membangun negara dalam bentuk pesantren,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui, area makam Gus Dur berada di komplek pemakaman keluarga Tebuireng. Di area makam tersebut juga ada makam Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, pendiri Pesantren Tebuireng sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yang juga kakek dari Gus Dur. Lalu di sebelah barat makam Gus Dur, ada makam adik kandung Gus Dur, yakni KH. Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, serta makam ayahnya, KH Wahid Hasyim. *(Kay)