Daerah

Antisipasi Wabah PMK Pada Sapi, Dinas Peternakan Melakukan Beberapa Langkah Pengendalian Dan Penanganan

×

Antisipasi Wabah PMK Pada Sapi, Dinas Peternakan Melakukan Beberapa Langkah Pengendalian Dan Penanganan

Sebarkan artikel ini

Jombang, Sekilasmedia.com – Antisipasi dan penanganan terhadap peyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi, Dinas Peternakan Kabupaten Jombang melakukan beberapa langkah pengendalian dan penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Jombang.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang Agus Susilo mengatakan, salah satu langkah dengan dibentuknya tim gugus tugas ini juga merupakan tindak lanjut dari surat yang dikeluarkan oleh Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur tertanggal 5 Mei 2022 kemarin, tentang adanya temuan wabah PMK pada sapi.

“Dengan adanya Surat Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur kemarin tangg 5 Mei 2022, bahwa di beberapa Kabupaten/Kota ditemukan PMK pada Sapi, langsung di Kabupaten Jombang kita telah melaksanakan langkah-langkah sebagai berikut :

BACA JUGA :  28 Personil Polres dan 1 Orang Warga Yang Berprestasi Mendapat Reward dari Kapolres Gresik

1. Menugaskan semua P4H dan Dokter Hewan untuk memantau dan menindaklanjuti laporan dari peternak yang sapinya ada gejala yang mengarah pada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

2. Diberikan pengobatan dan pengawasan dengan Vitamin dan antibiotik

3. Mensosialisasikan agar para peternak tidak panik karena dengan diberikan pengobatan antibiotik dan vitamin, perkembangannya membaik

4. Membentuk Tim Gugus Tugas Pengendalian dan Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Merujuk pada surat itu dan sebagai langkah antisipasi wabah PMK masuk ke Jombang,” papar Agus Susilo kepada Sekilasmedia.com Kamis (12/5/2022).

BACA JUGA :  Peringati HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Lamongan Gelar Fun Bike Semarak Bhayangkara

Agus Susilo menyebut bahwa dengan tim gugus tugas yang telah dibentuk terdiri dari dokter hewan dan tim dari dinas peternakan sendiri. Tugasnya memantau dan menindaklanjuti laporan masyarakat ketika ada sapi yang mempunyai gejala mirip terserang wabah PMK.

“Selain itu juga pemberian obat-obatan pada hewan seperti antibiotik dan vitamin juga dilakukan serta diberikan pengawasan secara intensif,” imbuhnya.

“Tim juga memberikan sosialisasi sekaligus edukasi kepada peternak agar tidak panik, karena ketika ada sapi yang didapati memperlihatkan ciri mengarah ke wabah PMK pengobatan penberian antibiotik dan vitamin terus dilakukan secara intensif,” pungkasnya. *(Kay)