
Karangasem Bali, Sekilasmedia.com – Menindaklanjuti bulan bahasa Bali, sesuai Pergub No 80 Tahun 2018, aparatur Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, mengadakan lomba berbahasa Bali, dengan melombakan masyarakat dan generasi muda.
Acara dilaksanakan di Desa Sangkan Gunung, tujuannya untuk melestarikan adat budaya kepada masyarakat dan generasi penenerus, betapa pentingnya berbahasa Bali dengan baik dan bijak di era globalisasi.
Menurut Kepala Desa (Perbekel) Sangkan Gunung, I Nyoman Sumara, ada tiga jenis perlombaan yang dilaksanakan yaitu, lomba menulis (nyurat aksara-red) lomba pidato dan lomba medongeng, yang keseluruhan lomba menggunakan bahasa Bali.
” Lomba ini diikuti oleh masyarakat dan juga perwakilan dari masing masing anak didik (pelajar-red) yang ada di Desa Sangkan Gunung, ” jelas Sumara, Minggu (24/2).
Lebih lanjut Sumara mengatakan, bahasa Bali merupakan kekayaan budaya daerah yang patut dilestarikan, dikembangkan dan dimanfaatkan untuk pengembangan jati diri.
” Perkembangan budaya global sangat memengaruhi keberadaan bahasa Bali, dan menyebabkan pergeseran, sehingga harus ada upaya melestarikan agar bisa diwariskan, ” kata Sumara.
Ia menambahkan, lomba yang memuat unsur aksara dan bahasa Bali ini, akan menjadi wadah dalam melestarikan yang juga meningkatkan kecintaan masyarakat dan generasi muda dalam merangsang kemampuan menulis maupun berbicara dengan atau menggunakan bahasa Bali.
” Adanya lomba ini, sebagai wahana yang tepat untuk melatih menulis, berbahasa dan cipta karya bahasa Bali, ” pungkas Sumara.
Hadir dalam acara, Camat Sidemen, Babinsa, Babinkamtibmas, para Guru dari tingkat TK, SD, SMP serta tokoh adat dan masyarakat Desa setempat.(soni).





