Daerah

Minta Tebusan, Teroris Yang Sandra Delegasi G-20 Dilumpuhkan

×

Minta Tebusan, Teroris Yang Sandra Delegasi G-20 Dilumpuhkan

Sebarkan artikel ini
Pasukan elite Kodam IX/Udayana bebaskan sandra delegasi G-20 dari tangan teroris

Denpasar,Sekilasmedia.com
Kodam IX/Udayana merangkai sertijab pejabat utama, dengan simulasi pembebasan penyandraan delegasi Presedensi G-20 dari kelompok teroris di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur (16/6/2022).

Gemuruh ledakan bom dan rentetan tembakan, adanya rapat G-20 dan kelompok teroris bersenjata yang menyamar sebagai peserta delegasi berhasil menyandra beberapa pejabat yang kemudian ditawan dan meminta tebusan kepada pemerintah.

Di mana Pangdam Mayjen Sonny Aprianto selaku Densubsatgas pengamanan wilayah di G-20 langsung memerintah Danyon Raider 900/Satya Bhakti Wirotama, Danyonif 741/Garuda Nusantara, Danyonzipur 18/Yudha Karya Raksada serta Dandenkav 4/Shima Pasupati untuk melakukan pembebasan.

BACA JUGA :  Predikat WTP Keenam Kalinya atas LKPD 2019 Disambut Gembira Pemkot Mojokerto

Empat pasukan satuan elite Kodam IX/Udayana itu langsung bergerak melakukan pengepungan dan mengerahkan Panser Anoa. Namun karena terekam, kelompok teroris yang geram langsung mengancam keselamatan para delegasi yang disandra jika tidak mendapatkan tebusan.

Dengan pertimbangan teknis dan strategis pasukan Yonif 741/Garuda Nusantara merangsek masuk melakukan penyusupan saat menyerahkan logistikl, uang dan mobil box minibus. Selanjutnya pasukan sniper yang yang disiapkan juga saat menyamar akhirnya berhasil melumpuhkan beberap teroris.

Tak lama kemudian tim Mountaineering dengan teknik snepling melompat dari tower, yang sebelumnya ada infiltrasi melalui helikopter. Tetapi saat pembebasan  ditemukan ada bom menempel di badan para tawanan. Lalu tim Jihandak Yonzipur 18/Yudha Karya Raksaka turun dan akhirnya mampu menahan ledakan bahan peledak berkasitas 600 gram dengan jarak 60 cm.

BACA JUGA :  Plt.Ketua DPRD Kabupaten Malang Apresiasi Kinerja Petani Millenial JIFSI Ngantang

Sedangkan teroris yang berhasil kabur membawa sandra delegasi menggunakan minibus box, dikejar oleh tim Raid dan Satuan Yonif Raider 900/Satya Bhakti Wirotama dengan kendaraan PJD, empat Trail, yang disusul oleh tim Escape dari Denkav 4/Shima Pasupati. Setelah berhasil menghadang dan melumpuhkan teroris, para sandra dibawa safe house. Lalu tim Demosili Yonif 18/Yudha Karya Raksaka meledakan bom.

Simulasi ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan pengamanan Presidensi G-20. Yang mana dalam pengamanannya Kodam IX/Udayana berenergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bali dan Badan Intelijen Daerah (Binda).

“Keamanan delegasi Presidensi G-20 ini adalah pertaruhan harga diri bangsa Indonesia dimata Internasional,” tandas Pandam IX/Udayana. SN.