Daerah

Wujudkan Sebagai Kota Cerdas Yang Terintegrasi,Pemkab Ngawi Gelar Bimtek Penyusunan Masterplan Smartcity

×

Wujudkan Sebagai Kota Cerdas Yang Terintegrasi,Pemkab Ngawi Gelar Bimtek Penyusunan Masterplan Smartcity

Sebarkan artikel ini
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono Melihat Langsung Penyusunan Masterplan Smartcity

Ngawi,sekilasmedia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Pesandian bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) dan Quick Win Program Unggulan yang diselenggarakan di Kurnia Convention Hall selama 2 hari mulai selasa,rabu, (20 dan 21 Juni 2022).

Acara Bimtek yang dibuka langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, merupakan 100 kabupaten yang ditunjuk oleh Kementerian Kominfo untuk mewujudkan Smartcity di Indonesia.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono mengatakan bimtek yang dilaksanakan hari ini nantinya dapat memberikan pengetahuan dan juga pemahaman kepada seluruh peserta yang hadir tentang gambaran dan langkah-langkah terkait Master plan Smartcity ini.

BACA JUGA :  Pemdes Kedungcangkring Serahkan BLT - DD TriWulan Perdana 2025 Untuk 40 KPM

“Smartcity harus bisa menyelesaikan permasalahan konkret yang ada di lapangan terkait karakteristik Kabupaten Ngawi yang merupakan wilayah argaris atau pertanian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan permasalahan yang ada harus bisa selesai dengan smartcity, seperti kelangkaan pupuk, kebutuhannya bisa dipantau melalui agen dengan kata lain kuota ketersedian pupuk sekarang.

“Masyarakat bisa mengetahuinya, sehingga tidak ada kecemasan dan panik lagi,nantinya Pemerintah Daerah akan mencarikan solusinya,” jelas Bupati Ngawi.

Ony Anwar Harsono juga menyampaikan smartcity harus fokus arah tujuannya, kebutuhan Ngawi saat ini belum membutuhkan tracking untuk traffic karena jalanan masih sepi, belum perlu memakai CCTV di sepanjang jalan maupun tempat.

BACA JUGA :  Bupati Blitar Hadiri Launching SPPG Polres Blitar di Jimbe

“Kalau dipaksakan diadakan maka akan sia-sia, semua tergantung anggaran, kalau ada ya baik,” katanya.

Kegiatan smartcity di Kabupaten Ngawi, diharapkan menjadi solusi yang ada dilapangan seperti pupuk, jalan, peternakan, Bupati Ngawi berharap masterplan tersebut berjalan dengan baik sesuai dengan skala prioritas atau bisa dikatakan quick win program bersama solusinya.

“Dibutuhkan saat ini adalah Pelayanan publik karena bersentuhan langsung, seperti Dinas Dukcapil, Perijinan, Kesehatan, Pendidikan dan Pertanian, semua harus rampung dulu kemuadian merambah yang lain,” ujar Ony (sapaan akrab Bupati Ngawi).(Bams/Ryn)