DaerahOlahraga

Sukses Tahan Imbang Borneo FC di Leg 2, Arema FC Raih Gelar Juara Piala Presiden 2022

×

Sukses Tahan Imbang Borneo FC di Leg 2, Arema FC Raih Gelar Juara Piala Presiden 2022

Sebarkan artikel ini
Tim Arema FC bersama official saat selebrasi usai juarai Piala Presiden 2022 di kandang Borneo FC.
Tim Arema FC bersama official saat selebrasi usai juarai Piala Presiden 2022 di kandang Borneo FC.

Malang, Sekilasmedia.com – Gelar juara Piala Presiden 2022 kembali diraih oleh Arema FC yang ketiga kalinya. Hal itu sungguh spesial bagi Eduardo Almeida. Itu merupakan trofi pertamanya bersama Arema sejak melatih musim 2021-2022 lalu.

Dimana pelatih asal Portugal itu memastikan gelar juara Piala Presiden 2022 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (17/7/2022) malam. Kepastian itu didapat setelah Arema menahan imbang tuan rumah Borneo FC 0-0 di leg 2.

BACA JUGA :  Perangi Paham Radikalisme, BNPT Berikan Pembinaan di Yayasan Rumah Moderasi Mojokerto

Arema menyingkirkan Borneo dengan agregat 1-0 dalam laga final yang digelar dua leg. Sebelumnya, pada leg 1 yang dihelat di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Arema menang 1-0.

Saat dihubungi awak media lewat via telepon seusai laga tersebut, Almeida mengatakan bahwa target kami memenangkan turnamen ini. Dirinya tahu setiap tim di turnamen ini sangat serius, termasuk Arema.

“Saya pikir, bagus bagi kami memenangkannya. Saya pikir yang lebih penting tentu adalah performa tim. Selamat untuk pemain, staf, suporter, keluarga. Piala ini untuk semuanya,” kata Almeida.

BACA JUGA :  Forkopimda Kota Mojokerto Kampanyekan Jatim Bermasker

Eduardo Almeida beberkan kunci Arema bisa menjuarai Piala Presiden 2022 ini. Bagi Arema, ini merupakan trofi juara Piala Presiden ketiga sepanjang sejarah digelarnya turnamen pramusim ini sejak tahun 2015.

Arema pertama kali meraihnya pada Piala Presiden 2017 bersama pelatih Aji Santoso. Lalu, pada gelaran Piala Presiden 2019, Arema kembali menjadi kampiun, saat itu dilatih Milomir Seslija, yang tahun ini disingkirkan Almeida di final bersama Borneo-nya.

“Kunci keberhasilan tim kami adalah kerja keras. Piala ini hasil dari kerja keras kami setiap hari,” pungkas pelatih berusia 44 tahun itu. (BAS)