Daerah

Dalam KUA PPAS, Pak Yes: Tiga Strategi Utama Atasi Ketidakpastian Ekonomi Makro

×

Dalam KUA PPAS, Pak Yes: Tiga Strategi Utama Atasi Ketidakpastian Ekonomi Makro

Sebarkan artikel ini

Lamongan, Sekilasmedia.com – Sejak awal pandemi, Maret 2020 kebijakan makro dan kebijakan fiskal melalui pergeseran dan refocusing. APBD memiliki peran penting dalam menangani guncangan akibat pandemi yang berdampak multidimensi dan kompleks.

Namun, hingga saat ini, Indonesia terbukti menjadi salah satu negara yang berhasil menahan dampak krisis baik dari sisi kesehatan, sosial dan ekonomi.

Kemampuan tersebut tidak terlepas dari perencanaan dan penganggaran pembangunan yang baik, termasuk Kabupaten Lamongan, dalam menanggulangi ketidakpastian ekonomi makro di tengah pandemi covid-19.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2022, pada Rapat Paripurna di gedung DPRD Kabupaten Lamongan.

BACA JUGA :  Tak Bisa Baca Tulis Warga Semen Diduga Jadi Korban "Mafia Tanah" Hingga SHM Berpindah Tangan

Penyusunan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2022 yang dihadapkan Pasca Pandemi Covid-19, dan yang masih menimbulkan ketidakpastian ini, menurut Pak Yes sapaan akrab Bupati Lamongan terdapat tiga strategi utama pembangunan Kabupaten Lamongan.

“Terdapat beberapa strategi utama yang akan terus dilakukan oleh Pemerintah, yakni, pertama, Peningkatan Pembangunan Infrastruktur jalan melalui Program JAMULA (Jalan Mulus Lamongan) yang sudah direalisasikan mulai bulan Juni dan Penanganan Banjir. Kedua, Peningkatan pelayanan kesehatan meliputi, Pembangunan Rumah Sakit Pantura di Kecamatan Brondong dan Rehabilitasi Gedung Puskesmas Pembantu. Serta ketiga, Pengadaan Mobil Sehat,” tutur Pak Yes pada Senin (1/8/2022).

Katanya, strategi tersebut sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam menangani dampak fiskal di Kabupaten Lamongan.

Untuk itu, beber Pak Yes, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah, setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap perkembangan pendapatan daerah dan belanja daerah pada tahun anggaran berjalan tahun 2022, menghasilkan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun 2022 dengan memiliki postur yakni : Pendapatan Daerah setelah perubahan mengalami kenaikan 4,83% atau diperkirakan menjadi 3,022 trilyun; Belanja daerah setelah perubahan dialokasikan mengalami kenaikan 7,12% atau setara 3,340 trilyun; Pembiayaan daerah setelah perubahan, diperoleh pembiayaan netto 317,7 milyar. Dan
Di sisi Pendapatan Daerah diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 4,83%.

BACA JUGA :  Danrem 082/CPYJ Resmi Buka Piala KASAD Liga Santri PSSI Tahun 2022 Tingkat Korem

“Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun 2022 yang telah disusun dengan mempertimbangan situasi pasca Pandemi Covid-19 yang ini masih menimbulkan ketidakpastian yang tinggi. Kami berharap adanya dukungan, masukan dan kerja sama seluruh anggota Dewan,  dalam pembahasan – pembahasan selanjutnya sesuai Peraturan perundang-undangan yang berlaku,” harap Bupati Lamongan. (rud)