
Gresik, Sekilasmedia.com – Hotel Horison GKB Gresik menggelar Wedding Fair and Exhibition (pameran pernikahan) bertajuk “Lets Make Your Wedding Come True!”, yang dibuka untuk umum dan dimeriahkan oleh Gabungan Pengusaha Dekorasi Gresik (Gapura Gresik) dan Asosiasi Penyelenggara Gresik (Asparage) pada Jumat (19/8/2022) malam.
Dodik Saputra selaku GM Hotel Horison GKB Gresik didampingi Ketua Panitia Wedding Fair and Exhibition Soni Satria kepada awak media mengatakan tujuan acara ini, Hotel Horison GKB Gresik berkolaborasi dengan Gapura dan Asparage sekalian ajang reuni kembali, karena 2 tahun sempat vakum akibat pandemi covid 19.
Sementara terkait target, GM Hotel Hotison GKB Gresik menegaskan ingin mempererat tali persaudaraan dengan even organizer, Gapura dan Asparage, untuk menjalin komunikasi, kerjasama dan bisa bersinergi dengan baik.
Di satu sisi, juga ingin memberikan ruang buat tamu-tamu atau klien- klien yang rencananya akan mengadakan wedding.
” Jadi disini banyak pilihan untuk acara wedding fair & exhibition ini dan kita kumpulkan semua. Intinya ingin memberikan pelayanan terbaik untuk calon klien atau tamu yang akan mengadakan wedding. Jadi 2 sisi, insya allah bisa bersinergi dan berjalan dengan baik, itu tujuan kita. Dan Insya allah setiap tahun dan rutin acara seperti ini, kita adakan bersama Gapura dan Asparage,” ungkap Dodik Saputra.
Senada, Senior Sales Manager Hotel Horison GKB Gresik Soni Satria menyatakan konsep acara pada wedding fair and exhibition ini yaitu open booth yang diikuti beberapa vendor. Kegiatan ini sebagai ajang promosi, sekaligus silaturahmi serta ada jualan.
” Open booth selama 3 hari, mulai Jumat (19/8) sampai Minggu (21/8),” katanya.
Soni juga menyampaikan terkait target Hotel Horison GKB Gresik sendiri adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Gresik.
Bahkan untuk tingkat hunian kamar atau okupansi, alhamdulillah selama masa pandemi mencapai 80 persen, imbuhnya.
Pada kesempatan berbeda, Gapura Gresik Bito menyampaikan jumlah anggota gapura ada 14 owner dekorasi, juga ada owner undangan, terop maupun katering yang telah melakukan efisiensi dan strategi selama pandemi agar bisa survive.
” Namun, sekarang anggota gapura sudah bisa bergerak dan menutup operasional, bahkan sehari bisa 4 sampai 5 even. Hal ini juga berkat bahu membahu dan saling mengisi sehingga gapura bisa berjalan dengan baik. Dengan acara pameran pernikahan ini, mudah-mudahan dapat semakin meningkatkan jumlah evennya, ” tukas Bito.
Kadisparenkrafbudpora Gresik Sutaji Rudy mengungkapkan kegiatan ekonomi kreatif sesuai undang-undang nomor 24 Tahun 2019, di Gresik dibagi 3 kegiatan fashion, makanan minuman dan kriya dari 17 sub sektor yang dikembangkan. Selain itu, sektor pariwisata yang bisa menyumbang tingkat okupansi perhotelan.
Namun saat pandemi banyak pengusaha pariwisata maupun industri jasa pernikahan yang ambruk, karena sepinya even dan pengunjung. Meskipun demikian seiring menurunnya pandemi maka even pariwisata bahkan even pernikahan meningkat.
Maka dengan adanya even pameran pernikahan ini, Rudy berharap ini menjadi momentum kebangkitan industri jasa pernikahan di Kabupaten Gresik.
” Mudah-mudahan banyak pengunjung atau klien pada acara ini dan berjalan sukses” katanya.
Setelah acara dibuka oleh Kadisparenkrafbudpora kemudian dilanjutkan dengan berkeliling melihat – lihat stand vendor di area pameran oleh Asisten 1 dan Kadisparenkrafbudpora didampingi ketua panitia kegiatan bersama Ketua Gapura dan Ketua Asparage.
Acara yang berlangsung di Hotel Horison GKB Gresik, dihadiri oleh GM Hotel Horison GKB Gresik Dodik Saputra, Ketua Panitia wedding fair & exhibition Soni Satria, Kepala Disparenkrafbudpora Sutaji Rudy, Asisten 1 Sekda Gresik Suyono, Camat Manyar Zainul, Gapura Gresik dan Asparage. (rud)





