Peristiwa

Warga Kotalama Malang Digemparkan Penemuan Mayat Seorang Kakek Mengapung di Sungai Brantas

×

Warga Kotalama Malang Digemparkan Penemuan Mayat Seorang Kakek Mengapung di Sungai Brantas

Sebarkan artikel ini
Korban saat dievakuasi petugas dibantu oleh warga masyarakat setempat

Malang, sekilasmedia.com– Warga Muharto, Kota Malang dihebohkan dengan adanya temuan mayat mengapung di aliran sungai Brantas, tepatnya di RT 05 RW 07, Kelurahan Kotalama Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (25/8).

Dimana mayat tersebut, diketahui berjenis kelamin laki-laki dan tidak ditemukan identitas yang dibawa oleh korban, diperkirakan usia sekitar 70 tahun, dengan kondisi memakai helm warna merah muda yang masih dipakai korban.

Dari keterangan saksi di lokasi, Kholil yang juga Ketua RT setempat, mengatakan bahwa dirinya dapat laporan dari warga, namanya Umar kalau ada mayat pria tua mengepung di sungai Brantas. Namun sebelumnya Kholil juga menceritakan kalau dirinya mendengar suara jeritan minta tolong sekitar pukul 00.35 WIB, sekitar 10 meter utaranya di aliran sungai Brantas.

BACA JUGA :  Ratusan Warga Jatidukuh, Lakukan Aksi Ngluruk Lokasi Galian C.

“Namun, dari sumber suara yang minta tolong itu di cari tidak ada. Di pagi harinya, sekitar pukul 08.30 WIB ada warga yang hendak BAB (buang air besar) di sungai Brantas di kejutkan ada mayat pria ini dalam kondisi terapung,” kata Kholil.

Terpisah, melalui Kanit Intelpam Polsekta Kedungkandang, AKP Adi Fajar mengatakan bahwa mayat pria itu di temukan tergeletak dengan mengenakan helm merah muda, menggunakan jaket hitam, dan celana pendek training warna abu-abu.

BACA JUGA :  Sosok Mayat Gantung Diri Ditemukan Warga Di Kebun Belakang Rumah

“Anggota piket Polsek Kedungkandang, mendapatkan laporan sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Adi sapaan akrab Kanit Intelpam Polsekta Kedungkandang.

Lebih lanjut menurut Adi bahwa dari hasil anggota Inafis yang mengidentifikasi mayat itu. Hasilnya, tidak di temukan luka atau benturan.

“Dalam olah TKP awal, pada tubuh korban tidak di dapati benturan ataupun memar, tubuh korban utuh,” jelasnya.

Kemudian, Adi juga menjelaskan bahwa pria itu juga membawa tas. Namun tidak ada kartu identitasnya. Tas tersebut berisi uang tunai sekitar Rp 22 ribu dan juga snack serta kopi sachet.

“Dan saat ini, sudah kami bawa ke RSSA jenazah pria tersebut,” pungkas Adi. (BAS)