![]() |
| Nanang narasumber dari Tim BNN Kota Mojokerto |
Mojokerto (Sekilasmedia. Com) Sosialisasi bahayanya Narkoba yang disampaikan BNN (Badan Narkotika Nasional) Kota Mojokerto dalam acara bertajuk membangun sinergi antar lembaga yang diselenggarakan oleh laskar mojopahit benteng Nusantara (LMBN) di jalan raya pungging ruko terminal baru,Selasa (3/4/2018) pihak BNN tegaskan bahwa pabrik Bir di Mojokerto perlu di Advocasi dan ditutup.
Dalam kesempatan acara yang digelar LMBN kali ini, sempat dihadiri dari berbagai ormas dan LSM di Mojokerto, pihak BNN Kota Mojokerto menyampaikan sosialisasi soal narkoba, dijelaskan berbagai macam narkoba yang bisa merusak mental generasi muda, juga disinggung soal minuman Bir sebab didalam minuman Bir ada zat kimia yang bernama Adiktif yang membikin ketergantungan siapa yang telah meminumnya.
Menurut Nanang Tim narasumber dari BNN Kota Mojokerto menjelaskan tentang berbagai macam narkoba dan minuman keras yang membuat pemakai ketergantungan itu semua dilarang, apabila menemukan korban langsung bawa ke kantor kami untuk rehabilitasi, ” jelasnya.
Ditambahkan Nanang termasuk minuman Bir itu juga membahayakan sebab ada bahan Alkohol dan Adiktif yang membuat ketergantungan, sebab itu keberadaan pabrik Bir di Mojokerto pantasnya di advocasi dan ditutup, ” tandasnya.
Menurut Nanang, Bir yang dijual disupermaket dan diwarung cafe itu tidak sama, yang dijual disupermaket itu tertulis alkohol nol persen, tetapi dijual ditempat lain kenyataan nya alkoholnya tidak nol persen lagi, “pungkasnya. (wo)







