Kesehatan

Lapas Mojokerto Berikan Terapi Pencegahan TBC, Upaya Putus Mata Rantai Penularan

×

Lapas Mojokerto Berikan Terapi Pencegahan TBC, Upaya Putus Mata Rantai Penularan

Sebarkan artikel ini
Petugas Klinik Lapas Kelas IIB Mojokerto memberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada warga binaan sebagai tindak lanjut hasil skrining dan tracing TBC. (foto: doc lapas)

Mojokerto, Sekilasmedia.com– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menindaklanjuti hasil skrining dan tracing Tuberkulosis (TBC) yang sebelumnya dilakukan menggunakan mobil X-Ray. Sebagai langkah pencegahan dan penanganan dini, Lapas Mojokerto memberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada warga binaan yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil pemeriksaan, Selasa (1/9/2026).

Pemberian terapi tersebut merupakan bagian dari upaya Lapas Mojokerto dalam mencegah penyebaran TBC di lingkungan pemasyarakatan. Warga binaan dengan inisial KN mendapatkan terapi sesuai dengan hasil pemeriksaan dan rekomendasi petugas kesehatan, disertai pemantauan secara berkala oleh Klinik Lapas Mojokerto.

BACA JUGA :  Bupati Ikhfina,Hadiri Puncak HUT IBI ke-72 ,Minta Bidan Dapat Ikuti Tranformasi Kesehatan

Petugas Klinik Lapas Mojokerto, Agus Udin, mengatakan bahwa pemberian terapi pencegahan merupakan langkah penting dalam memutus mata rantai penularan TBC. “Kami terus melakukan tindak lanjut dari hasil skrining dan tracing. Pemberian terapi pencegahan ini menjadi salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan TBC di lingkungan Lapas,” ujarnya.

BACA JUGA :  BPJS Kesehatan Mojokerto Himbau Masyarakat Cegah Penyakit Kronis Sejak Dini

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Lapas Mojokerto dalam menjaga kesehatan warga binaan melalui deteksi dini, pencegahan, serta tindak lanjut hasil pemeriksaan secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan Lapas yang lebih sehat dan meminimalkan risiko penularan penyakit.