
Gresik, Sekilasmedia.com – Sebanyak 637 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kabupaten Gresik, mendapatkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat periode 01 Oktober 2022.
SK tersebut diberikan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Ahmad Washil Miftahul Rachman, didampingi Kepala Badan Kepegawaian Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik, Khusaini di Aula Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Pemerintah Kabupaten Gresik, Rabu (12/10/2022).
Dalam kesempatan ini Sekda Washil turut serta mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat para PNS Gresik. Dia juga mengingatkan agar para PNS tidak terlena dengan jabatan dan tetap bersemangat dalam bekerja.
“Kenaikan pangkat itu bukanlah hak dari PNS, tapi merupakan penghargaan dari pemerintah atas kinerja pegawai yang bersangkutan dengan memperhatikan aturan yang ada,” ujarnya.
BACA JUGA : 50 Tahun HKG PKK, Bupati Gresik Harap TP PKK Gresik Gencarkan Pemberdayaan Keluarga Gresik, Sekilasmedia.com - Peringatan Hari Kesatuan Penggerak PKK (HKG-PKK) ke-50 yang digelar di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik, Rabu (14/07/2022) berlangsung semarak. Sejumlah kreasi disuguhkan dalam memeriahkan HKG-PKK ke-50, diantaranya tari Rancangkapti yang merupakan tarian asli Gresik. Ditambah lagi, fashion show para camat beserta istri juga menambah kemeriahan acara tersebut. Tak hanya itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani juga turut hadir bersama ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Mereka juga menyerahkan sejumlah bantuan makanan tambahan untuk gizi balita di lokus desa Stunting. Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik berharap kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gresik agar gencar untuk pemberdayaan keluarga. “Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian kita, keluargalah yang juga harus kita berdayakan," kata dia. Menurut Gus Yani, apabila para keluarga di Indonesia utamanya di Gresik ini dapat diberdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Maka berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan. Disamping itu, 10 program pokok PKK juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilaksanakan. "PKK mempunyai 10 program pokok yang harus dilaksanakan dan diselaraskan, sebab PKK adalah mitra pemerintah dalam hal pemberdayaan keluarga. Penanganan stunting utamanya, saya harap menjadi prioritas untuk ditangani secara serius, sehingga angka stunting kedepan dapat ditekan dan dikendalikan," ujarnya. Menurutnya, sepanjang 50 tahun perjalanan gerakan PKK, banyak hal yang telah dilakukan. Gerakan sebelumnya diharapkan bisa menjadi bahan pembelajaran untuk lebih baik ke depan. Selain itu, Bupati millenial ini juga berharap untuk memompa semangat pembaharuan dengan mengembangkan daya kreasi dan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga Indonesia khususnya masyarakat Gresik. “Haruslah selalu menimbulkan gelora, yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah gerakan PKK,” katanya. Menurutnya, semangat yang menggelora itu harus dimiliki, karena tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus mampu menyelaraskan dengan kebijakan program pemerintah. “Pola pendekatan menggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya,” tegasnya. (rud)
Menurutnya, kenaikan pangkat PNS dapat digunakan sebagai pemacu semangat dalam bekerja. Sehingga dapat memberikan inovasi dan melayani masyarakat secara lebih maksimal.
“Harapan kita kedepannya adalah semua pegawai memperhatikan _output_ yang dihasilkan, jangan cuma datang, duduk diam terus pulang.” ucap Sekda.
Menurut laporan dari Kepala BPKSDM Khusaini, 637 PNS yang mendapat kenaikan tingkat terdiri dari empat golongan. Golongan I 2 orang, Golongan II 123 orang, Golongan III 396 orang, dan Golongan IV 116.
Penyerahan kali ini pun akan dibagi menjadi dua gelombang dimana gelombang pertama berjumlah 204 orang, dan 433 orang di sesi kedua nantinya.
Khusaini juga menyampaikan, proses kenaikan pangkat memang terkesan agak lambat. Hal ini disebabkan oleh kendala singkronisasi data di beberapa aplikasi kepegawaian.
“Kendala yang terjadi adalah selain dari aplikasi lama SAPK dengan SI-ASN aplikasi baru,” ujarnya.
Melihat itu, dia menegaskan juga agar para PNS untuk selalu update data mereka setiap saat. Menurutnya dengan data yang selaku _up to date_, pemerintah dapat dengan mudah melakukan tracking data untuk berbagai macam keperluan. Salah satunya adalah kenaikan pangkat ini.
“Memang selama ini kita belum merasa penting menginput data kita di SIMPEG, mestinya lewat sana bisa dengan cepat dan terproses secara otomatis.” ucapnya.
Dirinya juga berharap, dengan adanya kenaikan pangkat ini dapat meningkatkan kinerja PNS agar senantiasa lebih disiplin dan giat bekerja. (rud)