Pariwara

Puluhan Ribu Jamaah Memadati Pengajian Gus Iqdam di Stadion Gajamada Mojosari

×

Puluhan Ribu Jamaah Memadati Pengajian Gus Iqdam di Stadion Gajamada Mojosari

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Stadion Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto menjadi saksi kehadiran puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah yang memadati area lapangan untuk menghadiri pengajian Gus Iqdam asal Blitar pada Rabu malam (29/11/2023).

 

Pengajian umum tersebut diadakan dalam rangka peresmian Masjid As-Suratin di Jalan Raya Brawijaya, Kecamatan Pungging, Mojokerto, sekaligus memperingati Haul Alm. H Sunardi dan Hj Suratin.

 

Gus Iqdam, pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah asal Blitar, dalam ceramahnya menekankan pentingnya mendoakan orang tua yang telah meninggal. “Kegiatan seperti ini sesuai dengan syariat Nabi Muhammad SAW,” ujarnya di hadapan puluhan ribu jamaah.

BACA JUGA :  Keluarga Besar SMPN 1 Prambon Mengucapkan Selamat&Sukses PPDB 2023/2024

 

Beliau menambahkan, Nabi Muhammad mewasiatkan kepada Saidina Ali untuk bersedekah kepada saudara-saudaranya yang membutuhkan. “Kalau ada saudara yang meninggal, kirimkan sedekah dihajatkan kepada almarhum,” tambahnya.

 

Gus Iqdam menjelaskan bahwa sedekah yang dihaturkan oleh orang yang masih hidup akan diantarkan oleh Allah SWT kepada ahli kubur yang telah meninggal. “Shohibul hajah ini menghaturkan sedekahnya malam ini, Allah SWT mengantarkan hasil sedekahnya kepada yang sudah meninggal,” paparnya.

BACA JUGA :  Literasi Digital Kabupaten Tulungagung

 

Dalam kesempatan tersebut, Gus Iqdam juga berpesan agar jamaah terus memakmurkan masjid yang dibangun oleh keluarga Bu Erna, selaku sohibul hajah. “Semoga masjidnya tambah makmur, dan ayo diramaikan,” harapnya.

 

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah, termasuk Sidoarjo, Surabaya, Lamongan, Kediri, Gresik dan Bojonegoro, antusias mengikuti kegiatan pengajian. Acara diakhiri dengan lantunan Istighosah Al Itirof oleh Hadroh Sabilul Taubah dan doa yang dipimpin oleh KH. Ghofur, pengasuh Pondok Pesantren Al Muhajirin Pungging.(Zis)