Daerah

JANJI TINGGAL JANJI, WARGA DESA JARIT MERAYAKAN LEBARAN DIJALAN KUBANGAN

×

JANJI TINGGAL JANJI, WARGA DESA JARIT MERAYAKAN LEBARAN DIJALAN KUBANGAN

Sebarkan artikel ini
Foto kondisi jalan di desa
Foto kondisi jalan di desa Jarit

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Jalan Desa yang melintas sepanjang dusun urang gantung dan dusun bulak klakah desa Jarit Kecamatan Candipuro, seakan lepas dari perhatian pemerintah, pasalnya jalan tersebut hampir seluruhnya rusak parah dan kubangan – kubang digenangi air hujan, sehingga para pengguna jalan harus berhati-hati saat melintas, selain kawatir kena air dalam kubangan, warga yang melintas juga harus mencari jalan yang layak untuk dilalui.

BACA JUGA :  Sebaran Covid-19 Klaster Keluarga di Kota Batu Meningkat Drastis

“Pak Bupati sudah pernah kesini dan melihat langsung jalanan ini, dan sempat berjanji akan segera membangunnya, tapi sampai mau lebaran jalan didesa kami belum ada perbaikan sama sekali”, Ujar Lutfi warga sekitar saat melintas. Senin (2/6/2019).

Pemandangan jalan rusak dengan kubangan air bisa dilihat hampir disepanjang jalan urang gantung sampai ke desa Jugosari, jalanan ini rusak dikarenakan sebelumnya dijadikan akses jalur tambang, meski warga berkali-kali memblokade jalan dengan harapan agar armada pengangkut hasil tambang tidak melewati jalan tersebut, namun tetap saja jalan desa jarit ini menjadi sasaran jalan armada pasir dan batuan.

BACA JUGA :  Study Komparasi Bagian Hukum, Setdakab Magetan Kedatangan Tamu dari Dua Kota

“Sebenarnya sudah ada jalan khusus tambang, namun kayaknya para sopir armada tambang enggan melewatinya”,Terang Zamzami.

Sepertinya lebaran tahun ini warga jarit kususnya warga dusun urang gantung dan warga dusun bulak klakah, merayakan lebaran dengan kondisi jalan desanya yang cukup memprihatinkan.(Shelor)