Daerah

Gubernur Bali Dorong KB 4 Anak dan Minta Pendatang Yang Nganggur Pulang

×

Gubernur Bali Dorong KB 4 Anak dan Minta Pendatang Yang Nganggur Pulang

Sebarkan artikel ini
Gubernur, Wayan Koster jelaskan budaya Bali, dan minta pendatang pengangguran balik ke daerah asal. (foto: soni)

Denpasar,Sekilasmedia.com
Gubernur Bali, Wayan Koster kembali mengeluarkan statement kontroversial, para pendatang sebaiknya sudah miliki pekerjaan saat datang ke Bali, dan yang belum agar kembali ke kampung halaman atau daerah asal.

Bali tidak menutup diri untuk kehadiran orang dari luar Bali, terlebih bagi yang mencari kehidupan di Bali. Namun dengan catatan jangan sampai menggerus populasi orang lokal Bali.

“Kalau memang jadi pengangguran di sini (Bali-red) sebaliknya balik ke daerah asal,” katanya, Minggu (13/4).

BACA JUGA :  Wimnus Gandeng Motivator Nasional Siapkan Generasi Milenial

Selain itu, Koster juga menolak program berencana (KB) dua anak. Dan lebih mendorong KB empat anak, agar dilaksanakan oleh penduduk Bali demi keberlangsungan budaya.

“Kami sedang berupaya mendorong KB empat anak, mulai dari merancang intensif bagi pemilik nama nyoman dan ketut atau anak ketiga dan keempat,” jelasnya.

Menurut Koster, program KB dua anak justru akan menyebabkan pertumbuhan penduduk Bali semakin rendah dan mengancam budaya.

Karena keunggulan Bali dibanding dengan daerah lain adalah kebudayaan. Sehingga jika penduduk lokal khususnya masyarakat Hindu Bali mengabaikan, maka budaya Bali akan hilang.

BACA JUGA :  Gelar Ops Yustisi di Nirwana Plaza, Satgas Covid 19 Tulungagung Menjaring 7 Pelanggar Prokes

“Saya sedang bekerja keras untuk memproteksi budaya Bali ini, kalau tidak bahaya. Karena Bali keunggulannya cuma satu, yaitu budaya,” ungkapnya.

Gubernur asal Buleleng itu juga menegaskan, bahwa Pemprov Bali telah membentuk tim kerja untuk percepatan pembangunan, dimana mendorong pertumbuhan penduduk menjadi salah satu program penting yang dibuatkan tim khusus.

“Kalau kebudayaan Bali ini tidak dijaga dengan baik, wilayahnya kecil, penduduknya sedikit, siapa yang akan mengurusnya ke depan,” tandasnya.

Penulis :Soni

editor: kaylla