Purwakarta, Sekilasmedia.com — SMAN 3 Purwakarta menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 dengan cara yang tak biasa. Mengusung semangat pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan, sekolah ini mengajak siswa baru menanam 1000 pohon di hari pertama MPLS, Senin (14/7/2025).
Sebanyak 1000 pohon tersebut merupakan sumbangan dari Kodim 0619/Purwakarta, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan penghijauan di lingkungan pendidikan. Penanaman dilakukan secara serentak oleh siswa baru bersama guru dan panitia OSIS, khusus di lingkungan sekitar SMAN 3 Purwakarta.
Kepala SMAN 3 Purwakarta sekaligus Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Purwakarta, Asep Sundu Mulyana, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa MPLS bukan hanya seremoni pengenalan sekolah, tetapi merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter siswa.
“Ini bukan sekadar kegiatan simbolik, tapi bentuk nyata komitmen untuk menjaga lingkungan sekaligus menanamkan nilai-nilai Gerbang Pancawaluya kepada siswa sejak dini,” ujarnya saat diwawancarai langsung.
Menurut Asep, MPLS menjadi jembatan penting dari masa SMP menuju SMA. Oleh karena itu, isi dan bentuk kegiatannya harus relevan dengan kebutuhan pembentukan karakter generasi muda.
“Giat dan semangat. Pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi bagaimana siswa belajar mencintai alam, menghargai proses, dan membangun solidaritas. MPLS ini menjadi momen awal membangun budaya sekolah yang kuat,” tambahnya.
Selain penanaman pohon di hari pertama, MPLS SMAN 3 Purwakarta dijadwalkan berlangsung selama lima hari, dari Senin hingga Jumat (14–18 Juli 2025), dan dirancang secara padat serta edukatif. Hari kedua dan ketiga diisi dengan materi bela negara dan pelatihan kedisiplinan oleh TNI/Polri, penyuluhan hukum dari Kejaksaan, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba dari BNN. Satlantas juga turut memberikan edukasi tertib berlalu lintas.
Materi lainnya mencakup literasi digital, pengenalan tata tertib sekolah, pencegahan perundungan (bullying), pembiasaan budaya gotong royong, dan nilai-nilai sekolah. Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada Jumat, yang difokuskan pada pendidikan berwawasan ekologi dan aksi kebersihan lingkungan.
MPLS tahun ini mengangkat tema “Kita adalah Gerbang Pancawaluya”, dengan lima nilai utama yang ditanamkan kepada siswa: Cageur (sehat jasmani dan rohani), Bageur (berakhlak baik), Pinter (cerdas), Bener (benar), dan Singer (cekatan dan suka menolong).
Seluruh kegiatan MPLS dipastikan bebas pungutan dan perpeloncoan, mengutamakan pendekatan yang menyenangkan dan membangun. Sekolah juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib, aman, dan sesuai regulasi pemerintah terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan MPLS.
Dengan program MPLS yang terencana dan menyentuh berbagai aspek, SMAN 3 Purwakarta berharap dapat mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, serta peduli terhadap lingkungan dan sesama.






