Purwakarta, Sekilasmedia.com — Jumlah kasus kebakaran di Kabupaten Purwakarta selama enam bulan pertama tahun 2025 tercatat mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, nilai kerugian akibat kebakaran justru menurun.
Data dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Purwakarta mencatat sebanyak 75 kejadian kebakaran terjadi sepanjang Januari hingga Juni 2025. Sementara pada periode yang sama tahun 2024, jumlahnya hanya 59 kasus.
Meski kasus meningkat, kerugian material berhasil ditekan. Pada semester pertama 2024, total kerugian mencapai sekitar Rp 4,04 miliar. Sedangkan di periode yang sama tahun 2025 ini, tercatat sekitar Rp 3,16 miliar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta, Juddy Herdiana S., S.IP., M.M., menyebut penurunan kerugian tersebut sebagai sinyal positif bahwa respons tim di lapangan semakin baik.
“Respons tim kami lebih cepat, dan edukasi ke masyarakat juga semakin intens. Itu sebabnya, meski kasusnya bertambah, dampak ekonominya bisa ditekan,” ujar Juddy saat ditemui di kantornya, Rabu (16/7/2025).
Adapun penyebab utama kebakaran masih didominasi oleh kelalaian saat memasak serta pembakaran sampah yang tidak diawasi. Karena itu, pihaknya mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melapor jika muncul tanda-tanda kebakaran.
Sebagai langkah antisipasi, Damkar Purwakarta terus memperkuat respons di lapangan, memperluas jangkauan layanan, serta meningkatkan kegiatan sosialisasi, terutama di wilayah yang rawan kebakaran.






