Malang, sekilasmedia.com— Aiptu Irma Andahwati, anggota Polsek Lowokwaru Polresta Malang Kota, berhasil mengharumkan nama institusi dengan meraih Juara 2 kategori perorangan Polwan dalam ajang Lomba Menembak “Kapolda Jatim Cup 2025”, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Kompetisi ini berlangsung di Lapangan Tembak Katjoeng Permadi dan Kresna, Surabaya, pada Kamis (17/7/2025).
Lomba ini resmi dibuka oleh Direktur Intelkam Polda Jatim, Kombes Pol Nanang Juni Mawanto, SIK, dan diikuti oleh peserta dari berbagai satuan wilayah jajaran Polda Jawa Timur. Ajang ini terdiri atas beberapa kelas lomba, termasuk kategori perorangan Polki, perorangan Polwan, dan tim.
Prestasi Aiptu Irma menjadi bukti nyata eksistensi dan profesionalisme Polwan dalam meningkatkan kemampuan teknis kepolisian, khususnya di bidang menembak. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Ps. Kasium Polsek Lowokwaru, Polresta Malang Kota.
“Ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah lomba, tetapi juga cerminan kesiapan personel dalam mendukung tugas operasional kepolisian yang presisi dan profesional,” ujar Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin, SIK, MT.
Lebih lanjut, AKBP Oskar menyampaikan apresiasinya terhadap raihan prestasi tersebut. Ia menyebut, pembinaan dan pengembangan kemampuan personel, khususnya Polwan, telah berjalan efektif di lingkungan Polresta Malang Kota.
Dalam lomba ini, Polresta Malang Kota mengirimkan lima perwakilan terbaiknya, yaitu:
• Aiptu Irma Andahwati (Ps Kasium Polsek Lowokwaru),
• Aipda Yusuf Maulana (Satlantas),
• Brigadir Ryke Nur Safitri (Satlantas),
• Briptu Suriyani Marselina, S.Sos (Polsek Kedungkandang),
• Briptu Mutmainnah Radari Putri, S.H. (Polsek Blimbing).
Aiptu Irma menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pimpinan dan rekan-rekannya. “Pencapaian ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengasah kemampuan, dan semoga bisa memicu semangat rekan-rekan Polwan lainnya untuk berprestasi, khususnya di cabang olahraga menembak,” ungkapnya.
Kapolda Jatim Cup 2025 tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan personel Polri untuk terus terlatih, tangguh, serta siap menjaga kondusivitas dan keamanan wilayah Jawa Timur secara profesional.






