Daerah

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin Kunjungi Daop 7 Madiun, Tinjau Fasilitas dan Beri Arahan kepada Insan KAI

×

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin Kunjungi Daop 7 Madiun, Tinjau Fasilitas dan Beri Arahan kepada Insan KAI

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin Kunjungi Daop 7 Madiun, Tinjau Fasilitas dan Beri Arahan kepada Insan KAI.(Foto:Ist/Saman/sekilasmedia.com)

Madiun,Sekilasmedia.com-Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, melakukan kunjungan kerja ke Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung fasilitas layanan pelanggan sekaligus memberikan arahan dan pembinaan kepada jajaran manajemen dan insan KAI Daop 7 Madiun.

“Dalam kunjungannya, Bobby Rasyidin meninjau sejumlah fasilitas penting di Stasiun Madiun, termasuk layanan tiket dan layanan customer service on station (CSOS). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal dan memberikan kenyamanan bagi para pelanggan,” ujar Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025).

BACA JUGA :  AYO VAKSIN HARI BHAYANGKARA KE 75, KAPOLRES MOJOKERTO KOTA TINJAU VAKSINASI MASSAL Mojokerto – Mendukung pelaksanaan Vaksinasi Massal dalam tahapan proses 1 juta vaksinasi serentak seluruh jajaran Polri di Indonesia dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-75 sekaligus akselerasi perintah Presiden Jokowi 1 juta vaksin perhari, di hari ketiga Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK., SH., MH meninjau Vaksinasi di Lapangan Maha Patih Gajah Mada untuk Mojokerto Raya. Sabtu (26/06/21). Target 1.263 Orang yang menerima vaksin dari Polresta Mojokerto, selama 3 hari ini masyarakat Mojokerto yang sudah menerima Vaksin Covid-19 Dosis 1 Sebanyak 1.002 Orang yang dilaksanakan oleh Tim Urkes Polresta Mojokerto bekerjasama denga tim medis Dinkes Kota Mojokerto Dalam peringatan HUT Bhayangkara ke 75 tahun dengan mengusung Tema “Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-POLRI Sehari Satu Juta Orang Serentak Seluruh Indonesia”, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK., SH., MH mengatakan, vaksin itu adalah kebijakan pemerintah pusat yang kalau kita mengatakan tentang standarisasi itu adalah langkah awal untuk meningkatkan imunitas masyarakat. “Jadi ini menjadi kebijakan pemerintah, Presiden menegaskan bahwa wajib hukumnya masyarakat Indonesia untuk melaksanakan vaksin. Namun demikian, yang paling penting ini adalah kesadaran masyarakatnya karena hukum wajib yang dibuat oleh pemerintah itu tidak memiliki sanksi pidana, maka kesadaranlah yang harus digugah kepada masyarakat,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, saya mengingatkan bahwa vaksin ini wajib untuk seluruh warga negara. Saya berharap ini dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, penuh kesadaran bahwa ini adalah kewajiban sebagai warga masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial bukan tanggung jawab pribadi ya. “Kalau tanggung jawab pribadi dirinya sehat selesai sudah. Kalau tanggung jawab sosial, kesehatannya dia itu harus dipastikan agar tidak membahayakan orang lain. Nah ini agama apapun akan mengajarkan itu sehingga saya minta karena ini bukan untuk kepentingan pribadi tapi juga ada kepentingan sosial yang disitu ada kepentingan negara,” terangnya. Meninjau Pelaksanaan Vaksinasi Presiden Jokowi secara virtual didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito Dari total keseluruhan serbuan vaksinasi massal ini, Polri menargetkan sebanyak 1.348.298 dosis vaksin yang akan disuntikan kepada masyarakat Indonesia dalam satu hari. Yang terdiri dari, Polda Aceh sebanyak 28.884 vaksin di 335 titik, Polda Sumut 65.750 vaksin di 193 titik, Polda Sumbar 25.109 vaksin di 124 titik, Polda Riau 32.600 di 86 titik, Polda Kepri 7.917 vaksin di 25 titik, Polda Jambi 14.589 vaksin di 230 titik, Polda Sumsel 241.000 vaksin di 509 titik, Polda Babel 4.375 vaksin di 46 titik. Lalu Polda Bengkulu 14.793 vaksin di 156 titik, Polda Lampung 33.198 vaksin di 85 titik, Polda Banten 42.662 vaksin di 25 titik, Polda Metro Jaya 10.500 vaksin di enam titik. Polda Jawa Barat 178.643 vaksin di 832 titik, Polda Jateng 141.043 vaksin di 340 titik, Polda DIY 12.996 vaksin di 30 titik, Polda Jatim 117.994 vaksin di 206 titik. Kemudian Polda Bali 12.500 vaksin di 10 titik, Polda Kalbar 21.000 vaksin di 30 titik, Polda Kalsel 18.936 vaksin di 183 titik, Polda Kalteng 11.117 vaksin di 17 titik, Polda Kaltara 2.025 vaksin di enam titik, Polda Sulsel 39.044 vaksin di 290 titik, Polda Sultra 13.375 vaksin di 235 titik, Polda Sulteng 13.550 di 21 titik. Selanjutnya di Polda Sulut 9.777 vaksin di 15 titik, Polda Sulbar 5.312 vaksin di 67 titik, Polda Gorontalo 4.298 vaksin di tujuh titik, Polda NTB 152.385 vaksin di 229 titik, Polda NTT 27.796 vaksin di 138 titik, Polda Maluku 8.622 vaksin di 22 titik, Polda Maluku Utara 5.400 vaksin di 15 titik, Polda Papua 15.759 vaksin di 85 titik dan Polda Papua Barat 4

Selain itu, Bobby Rasyidin juga menyelenggarakan rapat dengan PT Industri Kereta Api (INKA). Rapat tersebut membahas progres pemesanan kereta yang merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas armada sarana dan layanan.

Dalam arahannya kepada seluruh insan KAI di Daop 7 Madiun, Bobby Rasyidin mengajak seluruh karyawan untuk bergerak bersama dan semangat memajukan PT KAI agar menjadi bisnis transportasi yang mendunia. Ia menekankan pentingnya berpegang pada nilai-nilai Commitment, Integritas, Team Work, Accountability dan Responsibility (CITAR).

BACA JUGA :  Bupati Trenggalek Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Lingkungan Dan Kebersihan

“Dengan berpegang pada CITAR yang menjadi pedoman bersama, maka setiap langkah dan kontribusi insan KAI akan semakin menguatkan fondasi perusahaan menuju masa depan yang lebih maju dan berkelanjutan,” imbuh Zainul mengutip arahan Bobby Rasyidin.

“Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen manajemen KAI dalam memastikan setiap unit kerja, termasuk Daop 7 Madiun, menjalankan operasional dengan standar terbaik demi mewujudkan visi perusahaan menjadi penyedia solusi transportasi kereta api terbaik di Indonesia, bahkan dunia,” terang Zainul mengakhiri keterangannya.