Wisata

Pordasi Ajak Jelajahi Keindahan Alam Bromo Sembari Menyaksikan Aksi Berkuda Memanah

×

Pordasi Ajak Jelajahi Keindahan Alam Bromo Sembari Menyaksikan Aksi Berkuda Memanah

Sebarkan artikel ini

Jawa Timur,Sekilasmedia.com – Keindahan alam Pegunungan Bromo memang tak ada habisnya. Pesona lautan pasir yang luas, gagahnya Gunung Batok, dan kawah Bromo yang masih aktif seakan menjadi magnet kuat bagi para wisatawan. Bromo bukan hanya soal pemandangan matahari terbit yang menakjubkan, melainkan juga menyimpan kekayaan alam dan budaya yang kental.

Tak hanya para pejalan kaki dan pengendara jip, dalam waktu dekat, keindahan ini juga akan dinikmati oleh para pencinta olahraga berkuda memanah di Indonesia. Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) berencana menggelar acara di kawasan pegunungan ini. Sebuah Event yang diberi Tajuk Sport Tourism ini akan memadukan tantangan olahraga berkuda memanah dengan pemandangan alam Bromo yang memukau.

BACA JUGA :  Menikmati Pesona Kebun Teh Wonosari di Lawang, Malang

Penyelenggaraan acara ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru di kawasan Bromo, terutama bagi wisatawan yang tertarik pada olahraga unik di lokasi yang tak biasa.

“Kami ingin membawa pengalaman baru bagi para atlet dan penggemar kuda. Berpacu di lautan pasir Bromo akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan,” ujar Wakil ketua Pordasi Bapak Maulana didampingi Tim Pordasi Jawa Timur yang ikut meninjau langsung lokasi Event Minggu (14/09/25). Gunung Bromo sendiri masuk dalam 3 wilayah Kabupaten yakni kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Lumajang.

BACA JUGA :  Black Box Billiard Hadir di Malang, Gabungan Olahraga dan Hiburan dalam Satu Tempat

Acara yang masih dalam tahap perencanaan ini rencananya akan diadakan di lautan pasir Bromo, dengan rute yang dirancang khusus agar tidak merusak lingkungan. Pordasi juga akan bekerja sama dengan pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan ramah lingkungan dan bersinergi dengan Masyarakat suku Tengger yang merupakan penduduk asli Gunung Bromo.

Di sisi lain, acara ini juga diharapkan mampu menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga berkuda memanah. Ajang ini tidak hanya akan menampilkan kecepatan dan ketangkasan kuda, tetapi juga mengedukasi peserta tentang keindahan alam Indonesia.