Daerah

Lapas Mojokerto Terima Studi Tiru ZI dari Lapas Lamongan, Perkuat Komitmen Menuju WBK/WBBM

×

Lapas Mojokerto Terima Studi Tiru ZI dari Lapas Lamongan, Perkuat Komitmen Menuju WBK/WBBM

Sebarkan artikel ini
Tim Pokja ZI Lapas Lamongan melihat langsung program unggulan SAE Lapas Mojokerto sebagai bentuk kemandirian dan inovasi lapas. (foto: Doc lapas)

Mojokerto,Sekilasmedia.com– Dalam rangka membangun komitmen bersama Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Lapas Kelas IIB Mojokerto menerima kunjungan Studi Tiru Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas dari Lapas Kelas IIB Lamongan. Sebanyak 15 orang petugas Lapas Kelas IIB Lamongan hadir dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Heri Sulistyo, pada Jumat (19/09/2025).

Kegiatan ini disambut hangat oleh Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, didampingi Pejabat Struktural serta Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM Lapas Kelas IIB Mojokerto.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Mojokerto memberikan paparan dan penguatan terkait implementasi 6 (enam) area perubahan dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM, meliputi: Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

BACA JUGA :  Batas Usia Cawapres Dikabulkan MK, Warga di Mojokerto Lakukan Sujud Syukur

Rombongan Tim Pokja Lapas Kelas IIB Lamongan juga diajak berkeliling melihat langsung berbagai fasilitas layanan publik di Lapas Mojokerto, mulai dari ruang PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), ruang kunjungan, ruang bermain anak, ruang laktasi, hingga inovasi Si Maja Pancen Sakti serta sejumlah inovasi layanan lainnya.

Tidak hanya itu, rombongan juga mendapat kesempatan menyaksikan secara langsung program unggulan SAE Lapas Mojokerto, mulai dari budidaya ternak lele serta peternakan kambing, hingga kegiatan kerja Lapas Mojokerto yang menjadi salah satu bentuk kemandirian dan inovasi lapas dalam mendukung pembangunan Zona Integritas.

Dalam paparannya, Rudi Kristiawan menegaskan bahwa kerja sama tim dan komitmen pimpinan merupakan aspek utama dalam membangun Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

“Kelengkapan data dukung menjadi nilai paling utama dalam pembangunan ZI. Selain itu sarana prasarana, fasilitas layanan yang memadai, serta penerapan inovasi juga menjadi faktor penunjang penilaian,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tinjau Pasar Muntilan, Kapolri Minta Pedagang Laporkan Jika Distribusi Minyak Curah Terganggu

Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Lamongan, Heri Sulistyo, menyampaikan bahwa melalui kegiatan studi tiru ini pihaknya semakin termotivasi untuk memperkuat komitmen pembangunan ZI dan meraih WBK untuk Lapas Lamongan.

“Apa yang sudah kami lihat di Lapas Mojokerto, mulai dari sarana prasarana, layanan, hingga program unggulan SAE akan kami pelajari dan terapkan di Lapas Kelas IIB Lamongan sebagai langkah kami dalam membangun Zona Integritas menuju WBK,” ungkapnya.

Sebagai penutup kegiatan, Kalapas Mojokerto memberikan cinderamata kepada Kalapas Lamongan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, tukar informasi, serta sharing pengalaman antar Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas kedua lapas.