Daerah

Tongkat Komando Berpindah: Kodim 0822 Bondowoso di Titik Peralihan

×

Tongkat Komando Berpindah: Kodim 0822 Bondowoso di Titik Peralihan

Sebarkan artikel ini
Letkol Arh. Ach. Yani, M.Han dan Letkol Inf. Prawito saat memberikan keterangan kepada awak media usai kegiatan lepas sambut Komandan Kodim 0822 Bondowoso di Ballroom Ijen Hotel View, Bondowoso, Selasa, 30 Desember 2025. (Foto: Rifky Gimnastiar/SM)

Bondowoso,Sekilasmedia.com-Kegiatan lepas sambut Komandan Kodim (Dandim) 0822 Bondowoso digelar di Ballroom Ijen Hotel View, Bondowoso. Acara ini menjadi penanda pergantian kepemimpinan dari Letkol Arh. Ach. Yani, M.Han kepada Letkol Inf. Prawito.

Letkol Arh. Ach. Yani diketahui menjabat sebagai Dandim 0822 Bondowoso sejak 27 September 2024 dan selanjutnya akan mengemban amanah baru sebagai Kepala Staf Resimen Menarhanud 1/Falatehan.

Dalam wawancara usai kegiatan, Ach. Yani menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang lazim di tubuh TNI.

“Kalau melaksanakan pisah sambut ya sudah jelas kalau macam kami sendiri kan kalau dandim itu pasti namanya perputaran rotasi jabatan pasti.”

Meski demikian, ia berharap seluruh program yang telah dijalankan selama bertugas di Bondowoso dapat diteruskan oleh pejabat pengganti.

“Tetapi harapan saya apa-apa yang sudah dikerjakan di Bondowoso itu bisa diteruskan oleh pengganti. Nanti ya banyak hal-hal yang akan saya serah terimakan.”

Ach. Yani menekankan pentingnya kesinambungan kolaborasi lintas sektor, baik dengan Forkopimda, media, maupun pemerintah daerah.

“Semuanya program-program yang kita sudah jalankan selama ini, bagaimana kolaborasi termasuk media, forkopimda, termasuk program-program pemerintah seperti MBG. Ini akan kita lakukan, harapannya bisa diteruskan, sehingga kondisinya di Bondowoso tetap berjalan dan jangan sampai nanti jadi simpang siur.”

BACA JUGA :  Rapat Pengajuan PTSL Untuk Kurangi Sengketa Tanah

Ia juga menyoroti soliditas prajurit serta peran Babinsa sebagai ujung tombak satuan kewilayahan.

“Kodim di sini kan ujung tombak di depannya babinsa. Kalau saya lihat kemarin program-program yang kita laksanakan, ya tanpa ada babinsa pasti kalangkabut.”

Meski mengakui sebagian Babinsa merupakan personel yang tidak lagi muda, Ach. Yani berharap semangat pengabdian tetap terjaga.

“Memang kondisinya Babinsa kami memang sudah rata-rata sudah berumur. Tapi harapannya mereka tetap terus melanjutkan perjuangan.”

Sementara itu, Letkol Inf. Prawito yang akan menjabat sebagai Dandim 0822 Bondowoso memperkenalkan diri sebagai warga baru di Kabupaten Bondowoso. Perwira kelahiran Kabupaten Bojonegoro ini sebelumnya menjabat sebagai Danyonif Batalyon Infanteri 715/Motuliato, satuan yang bermakna trengginas atau sigap di daerah Motilango, Anggrek, Gorontalo Utara, Sulawesi.

“Yang pertama tentu saya sebagai warga baru, orang baru saya izin mohon bergabung dengan warga masyarakat Bondowoso untuk mungkin sama-sama ke depan meneruskan apa yang sudah menjadi legasi dari senior saya, Letnan Kolonel Arhanud Achmad Yani.”

BACA JUGA :  Dua Tourist Asal German Tertarik Panorama Tumpak Sewu (Coban Sewu)

Prawito mengakui adanya perbedaan karakter tugas antara satuan tempur dan satuan kewilayahan yang kini diembannya.

“Sebelumnya saya sebagai komandan di Satuan Tempur yang kegiatannya tentang operasional prajurit. Sekarang saya berhadapan dengan masyarakat, saya harus menyesuaikan bagaimana hal-hal yang harus saya laksanakan.”

Sebagai pejabat baru, Prawito membuka ruang dialog dan masukan dari masyarakat, baik secara langsung maupun melalui jajaran Babinsa.

“Tidak menutup kemungkinan ada hal-hal yang menurut saya benar, tapi di sini kurang pas. Masyarakat bisa menyampaikan kepada saya atau melalui staff nanti, melalui Babinsa.”

Ia pun meminta dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar dapat menyatu dan memberikan kontribusi maksimal bagi Bondowoso.

“Karena terus terang sebagai komandan di Satuan Kewilayahan ini baru pertama kali, artinya saya perlu belajar dengan masyarakat di Bondowoso.”

Upacara militer serah terima jabatan Komandan Kodim 0822 Bondowoso dijadwalkan berlangsung pada 6 Januari 2026 di Korem 083/Baladhika Jaya, Malang.