Daerah

Ketegangan Saat Aliansi Ormas Aktivis Pemantau Keseimbangan Unjukrasa Di Kantor ESDM Sumsel

×

Ketegangan Saat Aliansi Ormas Aktivis Pemantau Keseimbangan Unjukrasa Di Kantor ESDM Sumsel

Sebarkan artikel ini
Aksi Demo dari Koalisi Ormas & Aktivis Pengamat Kehijakan Pengelolaan Sumber Kekayaan Alam Prov Sumsel ( Foto/Sekilasmedia.Com/Lin)

Palembang,Sekilasmedia.com-
Gabungan dalam Aliansi Ormas Aktivis Pemantau Keseimbangan Sumbagsel bersama Pembela Kesatuan Tanah Air Bersatu (Pekat IB) geruduk Kantor ESDM Sumsel dalam tuntutannya mereka mendesak agar PT MNC dan PT GEL, yang beroperasi di Desa Manggsang, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Musi Banyuasin, segera dihentikan aktivitasnya. Palembang. Rabu ( 28/01/2026)

Koordinator aksi, M. Sanusi, menilai aktivitas kedua perusahaan tambang itu telah menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat setempat. Ia juga menuding adanya dugaan manipulasi data serta praktik kerja sama yang tidak transparan dengan aparat desa setempat dalam Orasinya.
Keberadaan tambang ini dinilai merugikan warga dan perlu dievaluasi. Kami meminta pemerintah bertindak tegas,

“Salah satu warga, Sanggani, mengaku lahan miliknya diduga diserobot oleh pihak perusahaan dengan melibatkan oknum pemerintah desa. Atas dugaan tersebut, ia telah melaporkan Kepala Desa Manggsang ke Polda Sumatera Selatan karena dicurigai terlibat dalam praktik mafia tanah. Ujarnya.

BACA JUGA :  Polisi Ungkap Pelaku Pengeroyokan di Mojosari Mojokerto, Ternyata Berjumlah 9 Orang

Alhamdulillah degan adanya tekanan massa aksi akhirnya mendapat respons dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan.
Instansi tersebut memastikan akan mengeluarkan surat rekomendasi terkait penutupan aktivitas dua perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

“Menanggapi tuntutan tersebut,
Kepala Bidang Usaha Pertambangan Dinas ESDM Sumsel, Ilham, yang mewakili Kepala Dinas Hendriansyah, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai prosedur. Di jelaskannya di tegah – tegah orasinya.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen akan menerbitkan surat rekomendasi menyusul aksi demonstrasi yang menuntut penutupan dua perusahaan tambang di Kabupaten Musi Banyuasin.

BACA JUGA :  Kodim 0811 Tuban Gelontorkan Vaksinasi Bagi Pekerja PT. Semen Gersik

Secepatnya rekomendasi akan kami keluarkan di tujukan ke ispektorat tambang kementerian ESDM lanjut Ilham usai berdialok dengan pendemo di kantornya.

Di tempat yang sama Ketua Pekat IB Sumsel, Ir. Suparman Romans, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah persoalan serius di lapangan. Ir. Suparman Romans, menegaskan bahwa keberadaan dua perusahaan tambang itu bukan membawa kesejahteraan, melainkan memicu konflik agraria dan penderitaan masyrakat di sekitarnya. Ujarnya.

“Masih di katakan Ir. Suparman romans. Tambang ini bukan hanya merusak lingkungan, tapi juga merampas hak hidup masyarakat. Di duga manipulasi data dan permainan kotor dengan kepala desa. Jadi negara tidak boleh diam,” tutupnya.