Mojokerto,Sekilasmedia.com – Seorang santri di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Dusun Pangreman, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (13/2/2026).
Korban diduga tersengat aliran listrik sebelum akhirnya terjatuh ke kolam tandon air di lantai empat gedung pondok.
Korban diketahui berinisial KAW (13), warga Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan pihak pengelola pondok kepada Polsek Pungging sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolsek Pungging AKP Selimat membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, petugas langsung menuju lokasi setelah menerima informasi dari pihak pondok.
“Sekitar pukul 10.00 WIB kami menerima laporan dari pengelola bahwa ada santri yang meninggal dunia di Pondok Nuris,” ujar Selimat.
Berdasarkan keterangan awal, saat kejadian korban berada di lantai empat salah satu bangunan pondok bersama sejumlah rekannya. Korban disebut sempat diingatkan agar tidak melintas di area tersebut.
Tak lama berselang terdengar suara, dan korban ditemukan dalam kondisi terjatuh di area kolam tandon air.
Rekan-rekan korban segera memberikan pertolongan dan membawanya ke asrama sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Prof Dr Soekandar untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun setelah dilakukan upaya medis, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Polisi juga akan mendalami dugaan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.





