Peristiwa

2 Oknum Pemain Pasar Nakal Air Galon Cleo, Makin Merajalela.

×

2 Oknum Pemain Pasar Nakal Air Galon Cleo, Makin Merajalela.

Sebarkan artikel ini
Ft. Aktifitas pemindahan galon dipergudangan sinar sidoarjo

Sidoarjo (Sekilasmedia.com)Dua oknum Distributor air minum merk Cleo, dalam hal memainkan pasar semakin nakal dan merajalela, buktinya meski belakangan telah dimuat dibeberapa media baik online maupun cetak akan kenakalannya, namun tak pernah digubris, bahkan praktek kenakalan permainkan pasar terus berlanjut.

Dari hasil investigasi awak media Sekilasmedia. Com,  diketahui sekira pukul 15.00 terlihat aktifitas pemindahan galon air minum merk Cleo,  dugaan kuat barang tersebut di ambil dari pabriknya yang berada dikawasan pandaan,  dari pemesanan melalui Delevery order (DO)  mestinya air tersebut harus dikontribusikan ke wilayah pasuruan, tetapi praktek dilapangan barang tersebut dibawa kepergudangan Sinar yang berada di kawasan Sedati Gedangan Sidoarjo.

BACA JUGA :  PEPERGOKI ISTRI ONYEN DALAM KAMAR SEWAAN, SUAMI PUN LANGSUNG MELAPORKAN

Galon Air minum merk Cleo kosong yang ada disalah satu truk tronton no pol w 8926 UD dipindah ke tronton S 8006-UD dengan galon yang ada isinya, lalu galon tersebut dibawah kearah Mojokerto.

Dari informasi Sumber yang akurat, 2 Oknum permainan pasar ini tetap dilakukan salah satu distributor yang bernama Tito, pemilik PT Gunung arta,  dimainkan dengan distributor yang bernama Hendro asal Mpunala Mojokerto, akibat ulah kedua oknum kebutuhan air galon merk Cleo diwilayah pasuruan sekarang langka,”ujarnya.

BACA JUGA :  KLARIFIKASI TERKAIT PEMBERITAAN YANG MENGATASNAMAKAN ASOSIASI WARTAWAN

Dibenarkan Budiono konsumen air meneral merk Cleo, dia saat ini ketika membutuhkan air galon Cleo cukup sulit, dia bisa mendapatkan tetapi mencari agen tidak semudah dulu, sepertinya sekarang langka apabila mendapatkan air tersebut, ” beber Budi.

Sementara Tawi pemerhati peduli konsumen menyayangkan modus operandi yang dimainkan kedua oknum tersebut,  semestinya penjualan harus sesuai DO, sebab permainan seperti ini secara tidak langsung merusak permainan pasar akhirnya masyarakat menjadi kekurangan suplay pasar alias barang langka akibat nya harga pasar meningkat, diharapkan pihak pemerintah melalui disperindag secepatnya turun lapangan guna melakukan peneguran atau sangsi” tandasnya. (wo)