Gresik, Sekilasmedia.com – Pemerintah Kabupaten Gresik memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai agenda strategis. Fokus utama meliputi perbaikan Jalan Poros Desa (JPD) dan jalan kabupaten guna menunjang konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menyampaikan hal tersebut saat kegiatan Safari Ramadan bersama Forkopimda di Masjid Roudlotul Jannah, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Senin (23/2/2026).
Menurut Alif, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2,8 triliun untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di berbagai wilayah selama 5 tahun kepemimpinan kami.
“ Untuk tiga tahun ke depan, kami fokus pada perbaikan jalan, disertai peningkatan infrastruktur pendidikan dan rumah tidak layak huni (RTLH),” ujarnya.
Ia menegaskan, perbaikan jalan tidak dilakukan secara parsial, melainkan harus tuntas agar hasilnya optimal dan berkelanjutan. Sinergi lintas perangkat daerah, termasuk peran camat yang memahami kondisi lapangan, dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“ Kalau diperbaiki, harus tuntas supaya jalan benar-benar mantap dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah akan memprioritaskan perbaikan pada ruas jalan yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Pemkab Gresik menargetkan kondisi jalan mantap dapat tercapai pada 2028.
Sementara itu, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama jajaran turut mendorong agar program pembangunan infrastruktur selaras dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan ceramah agama oleh KH. M. Muchsin Munhamir dan ditutup doa oleh KH. Ainur Rofiq Thoyyib.
Penulis : Rudi
Editor. : Erik





