Daerah

16 ODHIV di Gresik Terima Bantuan Usaha, Wabup Alif Tekankan Pendampingan Berkelanjutan

×

16 ODHIV di Gresik Terima Bantuan Usaha, Wabup Alif Tekankan Pendampingan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif serahkan bantuan vokasional usaha dari Kemensos RI kepada ODHIV melalui Sentra Margi Laras Pati. (Foto: Diskominfo Pemkab Gresik)

Gresik,Sekilasmedia.com – Sebanyak 16 orang dengan HIV (ODHIV) di Kabupaten Gresik menerima bantuan vokasional usaha dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Margo Laras Pati, Kamis (12/3/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara optimal guna mendukung kemandirian ekonomi para penerima manfaat.

Menurut Wabup Alif, bantuan usaha yang diberikan harus dimanfaatkan untuk bekerja dan mengembangkan usaha, bukan untuk dijual kembali.

“ Bantuan ini untuk usaha, untuk bekerja, bukan untuk dijual,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan setelah bantuan disalurkan. Menurutnya, penerima manfaat tidak cukup hanya diberi peralatan usaha, tetapi juga perlu didampingi, dilatih, serta dibantu dalam mengembangkan usaha agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Sat Binmas Polres Lamongan Lakukan Penyuluhan Terkait Kelangkaan Minyak Goreng

“ Jangan habis dibantu lalu dilepas. Harus tetap didampingi, dilatih, dan dibantu berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Sosial melalui Sentra Margo Laras Pati, Sudarono, mengatakan program bantuan tersebut merupakan dukungan pemerintah pusat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bagi penerima manfaat di Kabupaten Gresik.

“ Kegiatan ini terselenggara melalui dukungan APBN yang disalurkan melalui Sentra Margo Laras untuk 16 penerima manfaat di Kabupaten Gresik. Kami berharap sinergi dengan pemerintah daerah terus terjaga agar program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Sudarono.

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai jenis usaha produktif. Dari total 16 paket bantuan, lima paket diperuntukkan bagi usaha warung kelontong, tiga paket untuk usaha gorengan dan aneka minuman, serta masing-masing satu paket untuk usaha bakso keliling, tahu tek, dimsum, perjahitan, tata rias, sosis bakar, seblak, serta usaha es dan olahan pangan.

BACA JUGA :  Wali Kota Mojokerto Launching I-Dis 3.0, Tegaskan Disiplin ASN Harus Jadi Budaya

Wabup Alif berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal sehingga program serupa dapat terus diperluas di masa mendatang.

Ia juga mengapresiasi sinergi Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik dalam mendukung pendampingan bagi para penerima manfaat.

Di akhir kegiatan, Wabup Alif mengingatkan para penerima manfaat agar tetap disiplin menjaga kesehatan serta rutin menjalani pengobatan sebagai modal utama untuk tetap produktif dalam menjalankan usaha.