Daerah

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Lebaran, Tugu Tirta Kota Malang Siaga Penuh

×

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Lebaran, Tugu Tirta Kota Malang Siaga Penuh

Sebarkan artikel ini
Suasana konferensi pres saat digelar di Kantor Pusat Perumda Air Minum Tugu Tirta, Jalan Terusan Danau Sentani, Kota Malang (foto Basuki).

Malang,Sekilasmedia.com– Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama masa libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers bertajuk “Tugu Tirta Siap Siaga Jelang Libur Nyepi dan Idul Fitri” yang digelar di Kantor Pusat Perumda Air Minum Tugu Tirta, Jalan Terusan Danau Sentani No.100, Kota Malang, Jumat (13/3/2026).

Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem pelayanan siaga selama 24 jam penuh guna memastikan kebutuhan air pelanggan tetap terpenuhi meski memasuki masa libur panjang.

Menurutnya, operasional pelayanan selama periode tersebut dibagi dalam tiga shift kerja dengan masing-masing shift diisi delapan personel. Langkah ini dilakukan untuk menjamin respons cepat terhadap potensi gangguan distribusi air.

“Dengan pelayanan 24 jam dan sistem tiga shift, masyarakat Kota Malang tidak perlu khawatir. Kami memastikan pelanggan tetap mendapatkan pelayanan terbaik dari Tugu Tirta selama libur Nyepi dan Idul Fitri,” ujarnya.

Priyo menjelaskan, kesiapsiagaan tersebut bukan hal baru bagi Tugu Tirta. Setiap menjelang hari besar keagamaan, perusahaan selalu menggelar apel siaga serta menyiapkan tim teknis untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan jaringan distribusi.

BACA JUGA :  Sertu Marjuki turut Dampingi Giat Safari Ramadhan

Ia menyebutkan, pengalaman pada tahun sebelumnya menunjukkan pelayanan tetap berjalan baik meskipun masa libur cukup panjang. Gangguan distribusi yang muncul pun dapat ditangani dengan cepat.

“Alhamdulillah pada periode libur tahun lalu tidak ada gangguan yang berarti. Jika pun terjadi kendala, dapat kami tangani dalam waktu kurang dari 1×24 jam,” katanya.

Namun demikian, Priyo mengungkapkan bahwa sebagian keluhan pelanggan sering kali bukan disebabkan oleh gangguan jaringan distribusi utama, melainkan persoalan pada instalasi internal pelanggan.

Ia mencontohkan beberapa kasus di mana aliran air sebenarnya sudah tersedia, tetapi tidak sampai ke rumah pelanggan karena pipa internal tersumbat atau kran tertutup.

Untuk itu, ia berharap masyarakat dapat memastikan kondisi instalasi internal rumah tangga tetap berfungsi dengan baik. Priyo juga meminta dukungan media untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait hal tersebut.

“Kami tetap menindaklanjuti setiap laporan pelanggan. Namun sering kali setelah tim datang ke lokasi, ternyata masalahnya berada pada instalasi internal pelanggan. Di sinilah kami berharap peran media untuk membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain kesiapan pelayanan, Priyo juga menyampaikan kabar baik terkait penyelesaian persoalan sanksi lingkungan yang sempat dikenakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur sejak tahun 2020.

BACA JUGA :  Dialog Publik HmI, Refleksi Akhir Tahun Tantangan Keumatan dan Kebangsaan

Menurutnya, setelah melalui proses evaluasi dan pemenuhan berbagai persyaratan teknis, Perumda Tugu Tirta akhirnya menerima surat pencabutan sanksi dari DLH Provinsi Jawa Timur.

“Alhamdulillah setelah melalui proses panjang sejak 2020, kami akhirnya menerima surat pencabutan sanksi dari DLH Provinsi Jawa Timur. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga pengelolaan lingkungan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Tugu Tirta juga mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat sebagai percontohan dalam penerapan manajemen risiko dan pencegahan korupsi.

Program tersebut merupakan kerja sama antara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami karena Tugu Tirta dipilih sebagai percontohan penerapan manajemen risiko dan pencegahan korupsi. Bahkan di Jawa Timur, hanya Tugu Tirta yang ditunjuk untuk program ini,” kata Priyo.

Ia menambahkan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh jajaran Tugu Tirta dalam membangun tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan profesional.

Priyo pun berharap sinergi dengan media dapat terus terjalin guna mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Malang.