Daerah

Gus Fawait Beri Peringatan Keras pada Kapus di Jember agar Beri Layanan Kesehatan Prima

×

Gus Fawait Beri Peringatan Keras pada Kapus di Jember agar Beri Layanan Kesehatan Prima

Sebarkan artikel ini
Demi warga jember, Gus Fawait Intruksikan seluruh kapus untuk memberi pelayanan kesehatan prima. (Foto aurel)

Jember,Sekilasmedia.com- Bupati Jember, Muhammad Fawait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di sela program Bunga Desaku. Dirinya menekankan bahwa kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat, maka pelayanannya harus prima.

Bupati Fawait pun memberikan peringatan keras kepada jajaran Puskesmas agar memprioritaskan kenyamanan pasien di atas fasilitas kantor.

“Saya tidak mau ruangan aula lebih baik dibanding ruang pasien. Saya tidak mau ruang Kepala Puskesmas lebih bagus dibanding ruang pasien,” katanya, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, sah-sah saja jika ruang aula atau ruang pimpinan dalam kondisi baik. Namun kualitas ruang perawatan harus berada satu level di atasnya.

BACA JUGA :  Kapolresta Mojokerto Laksanakan Donor Darah Bersama Walikota

“Boleh ruang aula bagus, ruang Kepala Puskesmas boleh bagus, tapi ruang rawat pasien harus lebih bagus lagi. Jadi saya titik beratkan pada pelayanan dan fasilitas,” ujarnya.

Selain fisik bangunan, keramahan petugas medis juga menjadi sorotan. Pria yang karib disapa Gus Fawait itu meminta kesan negatif atau image Puskesmas yang tidak ramah harus segera dihapuskan.

“Pelayanan harus dilakukan dengan mengedepankan sisi kemanusiaan agar masyarakat merasa terlayani dengan baik,” paparnya.

Di sisi lain, kata dia, sidak ini juga bertujuan untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Jember yang dinilai masih tinggi. Gus Fawait menginstruksikan para Kepala Puskesmas untuk tidak menunda rujukan bagi pasien berisiko tinggi.

BACA JUGA :  Terkait Aktifitas Peternakan, Operasional PT Bumi Indah Group mengacu pada Standar Baku Mutu Lingkungan

“Bagi pasien yang punya indikasi risiko tinggi, kami minta untuk segera dirujuk ke rumah sakit, terutama rumah sakit pemerintah,” tambahnya.

Untuk memastikan proses tersebut berjalan lancar, pihak Pemkab telah berkoordinasi dengan tiga direktur rumah sakit daerah. Tujuannya agar pasien rujukan segera ditangani tanpa terhambat prosedur yang rumit.

“Tadi saya pertemukan dengan tiga direktur rumah sakit yang menjamin ketika ada rujukan akan ditangani sebaik mungkin tanpa prosedur yang berbelit, sehingga angka kematian ibu dan bayi bisa turun ke depannya,” tandasnya. (Adv)