Daerah

Relokasi 1.200 Pedagang Tuntas, Pemkot Malang Mulai Bongkar Lapak Lama Pasar Induk Gadang

×

Relokasi 1.200 Pedagang Tuntas, Pemkot Malang Mulai Bongkar Lapak Lama Pasar Induk Gadang

Sebarkan artikel ini
Proses pembongkaran lapak lama di Pasar Gadang guna mengembalikan fungsi pasar dan akses jalan di kawasan tersebut (foto Basuki).

Malang, sekilasmedia.com– Pemerintah Kota Malang menuntaskan relokasi sekitar 1.200 pedagang di kawasan Pasar Induk Gadang (PIG) sebagai bagian dari penataan kawasan secara bertahap. Tahap berikutnya langsung dilanjutkan dengan pembongkaran lapak lama guna mengembalikan fungsi pasar dan akses jalan di kawasan tersebut.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan proses pemindahan pedagang telah selesai dan berjalan lancar. Seluruh pedagang disebut telah menempati lokasi baru sehingga pembongkaran area lama bisa segera dilakukan.

“Hari ini semua sudah pindah. Dagangannya sudah masuk semua, jadi tinggal pembongkaran,” ujar Wahyu usai meninjau lokasi Pasar Gadang, Selasa (28/4/2026).

Pembongkaran lapak dilakukan dengan dukungan alat berat dan ditargetkan rampung dalam sehari. Pemkot optimistis area eks lapak pedagang dapat segera dibersihkan agar tahapan penataan lanjutan bisa langsung dikerjakan.

BACA JUGA :  Latsar CPNS Simeulue Gelar Donor Darah

“Hari ini kita bongkar sampai selesai, insyaallah besok sudah rata dari ujung barat sampai timur,” katanya.

Relokasi tersebut menjadi momentum penting bagi ribuan pedagang yang selama ini menggantungkan usaha di kawasan Pasar Gadang. Sebagian besar pedagang diketahui telah berjualan selama puluhan tahun, bahkan ada yang mencapai sekitar 35 tahun.

Menjelang pembongkaran, para pedagang juga menggelar syukuran sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran proses relokasi, sekaligus harapan agar usaha di tempat baru semakin berkembang. “Itu bagian dari tradisi, mereka ingin apa yang dilakukan mendapat rida,” jelas Wahyu.

Ke depan, Pemkot Malang menyiapkan penataan menyeluruh untuk mencegah munculnya kembali pedagang kaki lima di sepanjang ruas jalan sekitar pasar. Langkah yang disiapkan meliputi pemasangan pagar pembatas yang lebih tinggi, penanaman vegetasi penghalang, serta penataan jalur kendaraan dan trotoar.

BACA JUGA :  Wakil Ketua MPR RI Berikan Bantuan Bansos Bagi Warga Kabupaten dan Kota Malang

“Nanti ada pagar tinggi, lalu tanaman, baru jalan dan trotoar. Jadi tidak ada ruang untuk berhenti atau berjualan di pinggir,” tegasnya.

Selain itu, pembangunan fisik jalan di kawasan Pasar Gadang dijadwalkan dimulai pada pekan keempat Mei 2026 setelah proses tender rampung. Nilai proyek tetap sebesar Rp14,9 miliar, dengan penyesuaian desain untuk mendukung ketertiban kawasan.

“Tidak ada perubahan anggaran, hanya penyesuaian desain untuk mengantisipasi PKL dan kendaraan yang berhenti sembarangan,” pungkasnya.

Penataan Pasar Gadang diharapkan mampu mengurai kepadatan, mengoptimalkan fungsi jalan, meningkatkan ketertiban, sekaligus menjawab harapan masyarakat atas wajah baru kawasan perdagangan strategis di Kota Malang.

Penulis : S Basuki