Daerah

Dinamika Muscab PPP Bondowoso: Dari Panggung Demokrasi hingga Penentuan Ketua di Tangan DPP

×

Dinamika Muscab PPP Bondowoso: Dari Panggung Demokrasi hingga Penentuan Ketua di Tangan DPP

Sebarkan artikel ini
Suasana Musyawarah Cabang (MUSCAB) DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bondowoso di Hotel Palm Bondowoso. Senin, 4 Mei 2026 (Foto: Rifky Gimnastiar/SM)

Bondowoso,Sekilasmedia.com- Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Bondowoso berlangsung penuh dinamika di Palm Hotel Bondowoso, Senin (4/5/2026). Forum strategis ini mengusung tema “Transformasi PPP untuk Indonesia” sebagai upaya memperkuat arah perjuangan partai ke depan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran partai politik dalam sistem demokrasi.

Menurutnya, Muscab bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah kebijakan sekaligus meningkatkan kontribusi nyata partai di tengah masyarakat.

“Partai politik memiliki tugas besar, tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga menjadi jembatan aspirasi rakyat,” ujar Bupati.

Ia berharap, melalui Muscab ini, PPP Bondowoso mampu melahirkan kepengurusan yang solid serta memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara partai politik dan pemerintah. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan menjadi kunci dalam mewujudkan kemajuan daerah secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Rapat Paripurna DPRD Bersama Walikota Mengesahkan Perubahan APBD 2021

“Perbedaan pandangan politik adalah hal yang wajar, namun persatuan dan kesatuan harus tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Sementara itu, Pengurus DPW PPP Jawa Timur, Imam Tahir, menjelaskan bahwa mekanisme Muscab kali ini mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.

Ia menyebutkan, dalam forum Muscab, peserta tidak langsung memilih ketua, melainkan memilih lima orang formatur dari unsur DPC dan perwakilan PAC.

“Lima formatur ini nantinya akan bergabung dengan satu formatur dari DPW dan satu dari DPP untuk menentukan calon ketua dan sekretaris,” jelasnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Penetapan ketua dan sekretaris sepenuhnya menjadi kewenangan DPP karena SK kepengurusan diterbitkan oleh DPP,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Peringatan HUT Ke-73 PMI, Sekdakot Serahkan Penghargaan Pendonor Sukarela

Dalam Muscab ini, tercatat sebanyak 21 Pimpinan Anak Cabang (PAC) memiliki hak suara, dari total 23 PAC yang ada. Dua PAC lainnya dinyatakan tidak aktif karena masa kepengurusannya telah berakhir.

Pemilihan formatur sendiri dilakukan dengan mekanisme dukungan mayoritas, yakni 50 persen plus satu dari total suara sah.

Di tengah proses tersebut, muncul sejumlah nama yang menguat sebagai kandidat ketua, di antaranya Sahlawi dan Mas Sep. Meski demikian, kepastian siapa yang akan memimpin PPP Bondowoso ke depan masih bergantung pada hasil keputusan formatur dan DPP.

Muscab X PPP Bondowoso ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus refleksi bagi partai dalam memperkuat soliditas internal serta meningkatkan peran strategisnya di tengah masyarakat.

Dengan semangat transformasi, forum ini diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan baru yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat Bondowoso.