Daerah

Ride for Harmony: Ngosrek dan Touring Lintas Iman Perkuat Kerukunan di Purwakarta

×

Ride for Harmony: Ngosrek dan Touring Lintas Iman Perkuat Kerukunan di Purwakarta

Sebarkan artikel ini
Ngosrek dan Touring Lintas Iman di Purwakarta (foto ; Ade/Sekilasmedia.com)

Purwakarta,Sekilasmedia.com-Semangat persaudaraan lintas agama dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai Ride for Harmony: Ngosrek & Touring yang digelar jajaran Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Selasa (12/5/2026).

Agenda bertema “Purwakarta Istimewa – Kerukunan dalam Persaudaraan” itu menjadi ruang kebersamaan lintas iman melalui aksi bersih-bersih rumah ibadah, touring kebangsaan, dialog moderasi beragama, hingga penanaman pohon sebagai simbol ekoteologi dan harapan kehidupan yang harmonis.

Rangkaian acara diawali dari Kantor Kementerian Agama Purwakarta dengan registrasi dan briefing bagi 74 penyuluh agama lintas iman yang terlibat dalam touring. Para peserta terdiri dari penyuluh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.

Kepala Kantor Kementerian Agama Purwakarta, Dr. H. Ohan Burhan, M.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dalam memperkuat harmoni dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Purwakarta.

“Hilangkan ego sektoral, bangun kerja sama, dan perkuat kerukunan dimulai dari hal sederhana seperti membersihkan lingkungan. Kalau lingkungannya bersih, hati juga akan bersih, ibadah menjadi lebih khusyuk, dan kerukunan akan terwujud dengan harmonis,” ujarnya.

BACA JUGA :  Syukuran Pisah Sambut Buka Puasa Bersama Dan Sholat Bersama Di Rumah Dinas Wali Kota Palembang

Menurutnya, ngosrek lintas iman bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari ibadah bil hal atau aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian touring diawali dengan titik kumpul di Masjid Agung Baing Yusuf pada pukul 07.30 WIB. Selanjutnya peserta bergerak menuju GKP Sadang, kemudian ke GIA Cibeuning, Gereja Kristen Kemah Daud, Gereja Kristen Injili Nusantara, hingga berakhir di Gereja Katolik Santa Maria Kota Bukit Indah.

Di setiap lokasi, peserta melakukan aksi ngosrek atau bersih-bersih lingkungan rumah ibadah, dialog lintas iman, serta penanaman pohon sebagai simbol kehidupan, harapan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Puncak acara berlangsung di Gereja Santa Maria BIC dengan agenda Botram Harmoni, refleksi kebangsaan, hingga doa bersama sesuai keyakinan masing-masing.

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Purwakarta, Drs. KH. M. Jhon Dien, menilai aktivitas tersebut menjadi contoh nyata bahwa kerukunan dapat dibangun melalui aksi sederhana yang dilakukan bersama-sama.

“Tidak ada perbedaan dalam kegiatan ini. Semua membaur, memegang sapu, membersihkan lingkungan, dan saling membantu. Inilah makna persaudaraan dan toleransi yang sesungguhnya,” katanya.

BACA JUGA :  Bupati Gresik Dukung Potensi Literasi Siswa UPT SDN 20 Gresik

Ia menambahkan, budaya gotong royong dan kepedulian lingkungan harus terus ditanamkan di tengah masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan.

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Om Zein, menegaskan bahwa program ngosrek bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Semua unsur harus terlibat dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan melalui ngosrek,” ujarnya saat melakukan monitoring.

Om Zein juga menerapkan kebijakan bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Purwakarta untuk menggunakan kendaraan umum setiap hari Rabu, kecuali dalam kondisi darurat atau berkaitan dengan pelayanan publik.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai upaya membangun kebersamaan, mendukung transportasi umum, serta menumbuhkan budaya hidup sederhana dan peduli terhadap masyarakat.

Dengan mengusung tagline “Bergerak Ngosrek Bersama, Bersaudara Selamanya Purwakarta Istimewa”, acara tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat hidup rukun, harmonis, dan penuh persaudaraan di Kabupaten Purwakarta.