Sekayu,Sekilasmedia.com-Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam menekan angka stunting dan mewujudkan generasi sehat terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Kali ini, Pemkab Muba menggandeng PT Indomarco Prismatama (Indomaret) bersama mitranya dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa penyaluran 250 paket nutrisi bagi balita, yang dilaksanakan di Auditorium Pemkab Muba, Rabu (03/06/2026).
Kabupaten Muba dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program intervensi gizi Indomaret di Provinsi Sumatera Selatan.
Pemilihan tersebut didasarkan pada keberhasilan Muba membangun sinergi lintas sektor sekaligus mencatat tren positif dalam menurunkan angka stunting.
Berdasarkan data yang disampaikan, prevalensi stunting di Kabupaten Muba berhasil turun dari 16,5 persen pada tahun 2023 menjadi 14,8 persen. Capaian ini menjadi modal penting bagi daerah untuk terus bergerak menuju target Zero Stunting melalui kolaborasi model hexahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat.
Bupati Musi Banyuasin H. Muhammad Toha Tohet, SH, yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Akhmad Toyibir, SSTP., MM, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dunia usaha dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan CSR merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus amanat peraturan perundang-undangan yang perlu terus didorong demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemkab Muba berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin diperluas sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Muba dr. Zwesty Wisma Devi, MH, menjelaskan bahwa bantuan tersebut sangat penting dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting.
Menurutnya, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang yang dapat berdampak terhadap perkembangan fisik maupun kemampuan kognitif anak.
Ia menambahkan, persoalan stunting tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi, tetapi juga pemahaman keluarga mengenai pola asuh dan pemenuhan nutrisi yang tepat.
Karena itu, paket bantuan yang memiliki nilai konversi sekitar Rp250 ribu per paket disusun dengan komposisi pangan bergizi seimbang, seperti beras, telur, serta susu pertumbuhan bernutrisi tinggi dari Vidoran, guna mendukung kebutuhan gizi balita.
Deputy Branch Manager Indomaret Cabang Palembang, Budiyono, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui berbagai program sosial.
Sebelumnya, Indomaret juga telah menjalankan sejumlah program CSR di Kabupaten Muba, mulai dari pemberdayaan UMKM hingga renovasi fasilitas pendidikan. Melalui program nutrisi ini, perusahaan berharap dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Muba Jonni Martohonan, AP., MM, Camat Sekayu Edi Haryanto, SH., M.Si, serta perwakilan dari Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muba.
“Dari pihak Indomaret dan mitra hadir pula Marketing CSR Head Office Azizul Daulay, Manager Development Cabang Palembang Lukman Hakim, serta Area Manager Indomaret Riben.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan simbolis paket nutrisi kepada 10 ibu dan balita penerima manfaat serta pertukaran cendera mata berupa plakat adat Nusantara dan miniatur Indomaret sebagai simbol kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan dunia usaha.
Dari total 250 paket nutrisi, sebanyak 100 paket langsung disalurkan kepada warga Kecamatan Sekayu pada hari pelaksanaan kegiatan. Sementara 150 paket lainnya akan didistribusikan secara bertahap oleh Dinas Kesehatan Muba ke sejumlah kecamatan lain agar manfaat program dapat dirasakan lebih merata.
“Melalui kolaborasi ini, Pemkab Muba berharap semakin banyak pihak ikut berperan dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting, sehingga lahir generasi Musi Banyuasin yang sehat, kuat, cerdas, dan siap menyongsong masa depan yang lebih gemilang.






