Gresik,Sekilasmedia.com-Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengapresiasi layanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) jemput bola yang dihadirkan Polres Gresik dalam Gresik Job Fair Tematik 2026 di Grand Atrium Icon Mall Gresik, Jumat (17/7/2026).
Layanan tersebut dinilai memudahkan para pencari kerja melengkapi persyaratan administrasi secara cepat tanpa harus datang ke kantor polisi.
Dahlan Iskan yang hadir sebagai keynote speaker menyebut inovasi pelayanan SKCK di lokasi bursa kerja sebagai langkah konkret yang memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pencari kerja.
” Saya sangat mengapresiasi Polres Gresik yang sudah menyediakan pelayanan SKCK langsung di lokasi Job Fair ini. Ini adalah langkah konkret yang sangat membantu dan mempermudah para pencari kerja dalam melengkapi dokumen administrasi mereka tanpa harus bolak-balik ke kantor polisi,” ujarnya.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, layanan SKCK keliling merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Gresik di bidang ketenagakerjaan.
Menurutnya, kehadiran gerai SKCK di lokasi Job Fair bertujuan mempermudah masyarakat yang sedang mencari pekerjaan agar dapat mengurus SKCK secara cepat, mudah, dan efisien.
” Pelayanan SKCK di lokasi Job Fair ini merupakan bentuk dukungan penuh Polres Gresik kepada masyarakat yang sedang berikhtiar mencari pekerjaan. Kami ingin memberikan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi agar para pencari kerja bisa langsung memenuhi persyaratan dokumen yang dibutuhkan perusahaan secara praktis,” kata Kapolres.
Selain menghadirkan layanan publik, Gresik Job Fair Tematik 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik juga menjadi ajang memperkuat kualitas tenaga kerja melalui kolaborasi pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia industri.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa Pemkab Gresik terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai program, di antaranya Jaga Migran untuk meningkatkan kepatuhan dokumen pekerja migran serta pelatihan kerja yang terintegrasi dengan sekolah dan perusahaan.
Dalam pemaparannya, Dahlan Iskan juga menekankan pentingnya penguatan konsep link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Menurutnya, program magang menjadi kunci dalam membekali lulusan dengan pengalaman kerja yang relevan.
” Magang adalah segala-galanya untuk memberikan pengalaman kerja nyata bagi siswa. Saya berharap ada terobosan regulasi yang semakin memperkuat link and match antara sekolah dan industri. Langkah Pemkab Gresik hari ini sudah sangat luar biasa dalam memajukan tenaga kerja daerah,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Polres Gresik, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, tokoh agama, serta perwakilan perusahaan peserta Job Fair.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan, Gresik Job Fair Tematik 2026 diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, menekan angka pengangguran, serta menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang semakin inklusif dan sesuai dengan kebutuhan industri.






