Daerah

Tak Sekadar CSR, PT Alam Sinar Kembali Wujudkan Mimpi Warga Desa Gampingan ke Tanah Suci

×

Tak Sekadar CSR, PT Alam Sinar Kembali Wujudkan Mimpi Warga Desa Gampingan ke Tanah Suci

Sebarkan artikel ini
Donatur Desa Gampingan, H. Rofi'i Iswahyudi (kiri) foto bersama dengan para pemenang undian umroh geratis bersama perangkat Desa (foto Basuki).

Malang,Sekilasmedia.com- Pemerintah Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, kembali menggelar program sosial tahunan berupa undian umrah gratis bagi warga. Bekerja sama dengan PT Alam Sinar, kegiatan yang berlangsung pada Minggu (2/8/2026) tersebut menetapkan sembilan orang penerima yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada November 2026 mendatang.

Program umrah gratis ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) PT Alam Sinar dan telah dilaksanakan secara berkelanjutan selama sembilan tahun terakhir. Kehadirannya menjadi salah satu program sosial yang paling dinantikan masyarakat Desa Gampingan karena membuka kesempatan bagi warga untuk menunaikan ibadah umrah tanpa harus terbebani biaya.

Peserta undian berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari takmir masjid, imam tahlil, kader Posyandu, ibu PKK, Karang Taruna, bidan dan perawat desa, pengurus makam, anggota BPD, Linmas, ketua RT/RW, karyawan PT Alam Sinar, pensiunan Perhutani, awak media yang bertugas di Malang Raya, hingga kepala desa di wilayah Kecamatan Pagak.

BACA JUGA :  Kurang 4 Hari Tentukan Hak Suara, Bawaslu Kota Mojokerto Siap Awasi Pemilu 2024

Kepala Desa Gampingan, Hj. Illa Husna, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada H. Rofi’i Iswahyudi, donatur Desa Gampingan yang juga menjabat Komisaris PT Alam Sinar, atas kontribusinya dalam mewujudkan program umrah gratis bagi warga.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang selama ini memiliki keinginan untuk menunaikan ibadah umrah namun terkendala biaya. Semoga membawa manfaat dan menjadi ladang amal bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Illa Husna.

Sementara itu, H. Rofi’i Iswahyudi menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlangsungan program tersebut agar terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan sampai program ini terputus. Bagi yang belum mendapatkan kesempatan tahun ini, jangan putus asa. Teruslah berdoa, insyaallah pada kesempatan berikutnya bisa berangkat ke Tanah Suci,” kata H. Rofi’i.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini merupakan tahap kesepuluh sejak program tersebut dimulai. Jumlah penerima manfaat mengalami penyesuaian karena kerja sama dengan PT Eka Mas Fortuna masih menunggu proses perizinan.

BACA JUGA :  Kurangi Pencemaran Sampah Popok Sekali Pakai, Pemkab Gresik Ajak Masyarakat Hidup Sehat

“Apabila perizinan sudah selesai dan kerja sama dapat dilanjutkan, insyaallah kuota pemberangkatan akan bertambah. Tidak hanya satu atau dua orang dari kalangan media, tetapi bisa lebih banyak lagi,” ujarnya.

H. Rofi’i juga mengungkapkan adanya perubahan teknis perjalanan ibadah umrah. Jika pada penyelenggaraan sebelumnya peserta berada di Arab Saudi selama sekitar 16 hari, tahun ini durasi perjalanan menjadi sekitar sembilan hari dengan lokasi hotel yang lebih dekat ke kawasan Masjidil Haram dan pusat aktivitas ibadah.

“Tujuan kami agar para jamaah, terutama yang sudah lanjut usia, bisa lebih fokus beribadah dan tidak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk perjalanan maupun aktivitas belanja,” tuturnya.

Program umrah gratis Desa Gampingan selama ini tidak hanya dipandang sebagai bentuk bantuan sosial, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan. Dengan keberlanjutan program ini, Desa Gampingan terus menunjukkan komitmennya menghadirkan manfaat nyata bagi warganya melalui sinergi antara pemerintah desa dan sektor swasta.