Kesehatan

Puskesmas Kupang Direhabilitasi, Bupati Mojokerto Tegaskan Layanan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

×

Puskesmas Kupang Direhabilitasi, Bupati Mojokerto Tegaskan Layanan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra melakukan peletakan batu pertama rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas Kupang, Kecamatan Jetis, Rabu (12/8/2026). Foto Wibowo

 

Mojokerto, Sekilasmedia.com — Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (12/8/2026).

Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., didampingi jajaran perangkat daerah, Forkopimca Jetis, Kepala Puskesmas Kupang beserta jajaran, Kepala Desa Kupang, serta sejumlah undangan.

Rehabilitasi Puskesmas Kupang menjadi bagian dari upaya Pemkab Mojokerto memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Kondisi bangunan lama dinilai sudah tidak layak, terutama pada bagian pondasi, sehingga selama kurang lebih dua tahun pelayanan kesehatan harus dilakukan secara terbatas dan berdesak-desakan di gedung sementara.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dra. Dyan Anggrahini Sulistyowati, M.Si. menjelaskan, bahwa pembangunan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

“Alokasi anggarannya sekitar Rp1,7 miliar. Setelah proses lelang dan efisiensi, menjadi sekitar Rp1,4 miliar, sehingga ada efisiensi sekitar Rp300 juta lebih,” jelas Dian.

Menurutnya, kondisi bangunan Puskesmas Kupang sebelum direhabilitasi memang sudah cukup memprihatinkan. Bahkan, bagian pondasi menjadi salah satu persoalan utama yang harus mendapatkan perhatian.

“Sudah dua tahun layanan di Puskesmas Kupang dilakukan secara berdesak-desakan. Sebelumnya layanan dilakukan di gedung yang sekarang akan kita bangun,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Bayar Iuran JKN Tepat Waktu Sebagai Bentuk Tanggung Jawab dan Kepedulian

Dian menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mojokerto yang tetap memberikan perhatian terhadap sektor kesehatan di tengah kondisi efisiensi anggaran.

Ia berharap rehabilitasi Puskesmas Kupang bukan menjadi satu-satunya pembangunan fasilitas kesehatan di Kabupaten Mojokerto, namun dapat dilanjutkan dengan perhatian terhadap sejumlah Puskesmas lain yang membutuhkan perbaikan.

Dian juga menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan harus berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Kami sudah menyampaikan kepada pelaksana, pengawas maupun teman-teman di lapangan untuk melakukan yang terbaik dan sesuai ketentuan. Tidak ada petunjuk apa pun selain melaksanakan pekerjaan sesuai aturan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengatakan bahwa kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap menjadi prioritas pemerintah daerah, termasuk dalam kondisi efisiensi anggaran.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan akses fasilitas kesehatan yang mudah dan pelayanan yang optimal agar dapat menjalankan aktivitas serta bekerja secara maksimal.

“Dalam kondisi efisiensi sekalipun, hal-hal yang mendasar untuk masyarakat tetap kita laksanakan. Pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lainnya tetap menjadi tanggung jawab pemerintah,” ujar Gus Barra, sapaan akrabnya.

Ia berharap rehabilitasi Puskesmas Kupang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Jetis.

“Dengan dibangunnya dan direhabilitasinya Puskesmas Kupang ini, kita berharap pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Jetis bisa semakin ter-cover dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik,” katanya.

BACA JUGA :  Klinik Lapas Mojokerto Utamakan Pencegahan Demi Kesehatan WBP

Gus Barra juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, mulai dari kontraktor hingga pengawas, agar menjalankan pekerjaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Lakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai kemudian melanggar apa yang menjadi ketentuan,” tegasnya.

Selain peningkatan fasilitas, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Menurutnya, bertambah baiknya fasilitas harus diikuti dengan pelayanan yang semakin optimal.

Gus Barra bahkan meminta seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Mojokerto memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia mengaku masih menerima sejumlah aduan masyarakat terkait pelayanan di beberapa Puskesmas melalui media sosial.
Namun, setiap aduan tersebut, kata dia, tetap akan diverifikasi terlebih dahulu untuk memastikan kebenarannya.

“Namanya memberikan pelayanan, bagaimanapun kita harus tersenyum, meskipun hati kita sedang galau. Karena kita bagian dari pemerintah dan pemerintah harus memberikan layanan yang terbaik untuk masyarakat,” ungkapnya.

Bupati berharap Puskesmas Kupang nantinya dapat menjadi salah satu Puskesmas percontohan dalam peningkatan fasilitas maupun pelayanan kesehatan.

“Harapan kita, ini menjadi Puskesmas percontohan dan ke depan akan ada rehabilitasi di semua Puskesmas yang membutuhkan perhatian,” pungkasnya.

Peletakan batu pertama tersebut menjadi awal dimulainya proses rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas Kupang. Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap pembangunan berjalan lancar tanpa kendala serta mampu menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih layak, nyaman, dan optimal bagi masyarakat.( Wo/Adv).