Daerah

Diresmikan Presiden, Jembatan Merah Putih Jadi Penghubung Ekonomi Warga Munggugebang Gresik

×

Diresmikan Presiden, Jembatan Merah Putih Jadi Penghubung Ekonomi Warga Munggugebang Gresik

Sebarkan artikel ini
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memberikan bansos kepada warga Munggugebang setelah diresmikan jembatan merah putih secara virtual oleh Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Humas Polres Gresik)

Gresik,Sekilasmedia.com-Akses penghubung antarwilayah di pedesaan Kabupaten Gresik kembali bertambah. Jembatan Merah Putih di Dusun Munggugebang, Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng, resmi diresmikan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari peresmian serentak pembangunan 3.395 Jembatan Merah Putih hasil sinergi TNI-Polri serta 3.000 titik sumber air bersih di berbagai wilayah Indonesia.

Di Gresik, prosesi peresmian dipusatkan di Dusun Munggugebang dan dihadiri jajaran Forkopimda serta Forkopimcam Benjeng. Hadir di antaranya Asisten Satker PJN Wilayah IV Provinsi Jawa Timur Indrawanto, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, Camat Benjeng Nurul Fuad, Kapolsek Benjeng AKP Hendrawan, Danramil Benjeng Kapten Arh Kuntoko, Pj Kepala Desa Munggugebang Mohammad Zaini, perangkat desa serta tokoh masyarakat.

Dalam laporan melalui Zoom, Kapolri menyampaikan bahwa pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk pengabdian TNI-Polri untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

BACA JUGA :  Polda Jatim Berhasil Amankan Tersangka Perampokan Rumdin Walikota Blitar

Program tersebut dilaksanakan secara swadaya dan tersebar di 30 wilayah Polda. Dari 895 jembatan yang menjadi target, sebanyak 874 unit telah rampung, 17 unit masih dalam tahap penyelesaian, sedangkan empat unit lainnya memasuki tahap persiapan.

Pembangunan jembatan ditujukan untuk membuka akses masyarakat, memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian dan perdagangan, sekaligus memudahkan akses anak-anak menuju sekolah.

Tak hanya soal konektivitas, keberadaan jembatan juga diharapkan mampu memunculkan pusat-pusat ekonomi baru dan menggerakkan perekonomian masyarakat desa.

Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo memberikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang terlibat dalam pembangunan tersebut.

“ Atas nama pemerintah, seluruh rakyat Indonesia, dan pribadi, saya menyampaikan penghargaan serta ucapan terima kasih kepada TNI dan Polri,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, pembangunan tersebut menjadi bukti nyata bahwa TNI dan Polri terus hadir di tengah masyarakat serta menjalankan pengabdian untuk kepentingan rakyat.

Usai mengikuti peresmian dan dialog interaktif Presiden dengan sejumlah perwakilan masyarakat dari berbagai daerah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga Desa Munggugebang.

BACA JUGA :  Hadir Dalam Penandatanganan Komitmen Bersama Pencegahan dan Penanggulangan Covid19 Surabaya Raya, Ini Pesan Kapolda Jatim

Kapolres menegaskan, pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat aksesibilitas masyarakat pedesaan.

“ Semoga keberadaan Jembatan Merah Putih ini dapat mempermudah mobilitas masyarakat, mempercepat pemerataan akses, serta memberikan dampak langsung bagi peningkatan taraf hidup dan perekonomian warga di Desa Munggugebang dan sekitarnya,” kata AKBP Ramadhan Nasution.

Bagi warga Munggugebang, jembatan tersebut bukan sekadar bangunan fisik. Infrastruktur itu menjadi akses penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian dan memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat.

“ Jembatan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk beraktivitas sehari-hari, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan kelancaran kegiatan perekonomian warga,” ungkap salah seorang warga.

Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih, warga Munggugebang kini memiliki akses penghubung yang lebih menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi baru sekaligus memperkuat konektivitas masyarakat pedesaan di Kabupaten Gresik.