Peristiwa

Atap Ruang Kelas SMK Muhammadiyah 2 Kutorejo Terbakar, TNI-Polri dan Damkar Bergerak Cepat

×

Atap Ruang Kelas SMK Muhammadiyah 2 Kutorejo Terbakar, TNI-Polri dan Damkar Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar bersama personel TNI-Polri dan warga berjibaku memadamkan kebakaran yang melanda atap ruang kelas SMK Muhammadiyah 2 Kutorejo, Desa Windurejo, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, (foto: Wibowo)

Mojokerto, Sekilasmedia.com– Kebakaran terjadi di lingkungan SMK Muhammadiyah 2 Kutorejo, Dusun Wonokerto, Desa Windurejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (22/8/2026) siang. Api membakar bagian atap salah satu ruang kelas sekolah sekitar pukul 12.10 WIB.

Kebakaran tersebut diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi. Api kemudian merambat hingga mengenai bagian atap bangunan sekolah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan upaya penanganan awal dan melaporkan kebakaran kepada petugas. Tidak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Mojokerto diterjunkan ke lokasi.

BACA JUGA :  Warga Klakah Temukan Sapinya Yang Hilang

Personel Koramil 0815/13 Kutorejo bersama anggota Polsek Kutorejo juga bergerak cepat. Bersama warga Dusun Wonokerto, petugas membantu proses pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke bagian bangunan lainnya.

Proses pemadaman berlangsung intensif mulai sekitar pukul 12.25 WIB. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pembasahan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Sekitar pukul 13.00 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan. Petugas gabungan kemudian melakukan pembersihan dan pembasahan di area terdampak guna memastikan lokasi dalam kondisi aman.

BACA JUGA :  Ning Ita Minta Mapping Potensi Setiap Kelurahan Secara Rigid, Rakor Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan bagian atap ruang kelas mengalami kerusakan. Sejumlah meja dan kursi juga turut terdampak.

Kerugian akibat kejadian tersebut untuk sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran sampah. Api yang terlihat kecil dapat dengan cepat merambat, terutama ketika berada di dekat bangunan atau material yang mudah terbakar.