Daerah

Atasi Antrean BBM, Gus Fawait Berlakukan WFH dan PJJ di Jember

×

Atasi Antrean BBM, Gus Fawait Berlakukan WFH dan PJJ di Jember

Sebarkan artikel ini
Antrian BBM di Jember mengular. (Foto aurel)

 

Jember ,sekilasmedia.com– Bupati Jember Gus Fawait mengerahkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk merespons antrean BBM yang masih terjadi di sejumlah SPBU.

Gus Fawait meminta organisasi perangkat daerah (OPD) bersama para camat turun langsung menemui masyarakat yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan kebijakan bekerja dari rumah atau WFH bagi ASN serta pembelajaran jarak jauh bagi pelajar di Jember.

Tak hanya menyapa, jajaran Pemkab Jember juga membawa bantuan makanan dan minuman untuk warga yang tengah menunggu giliran mengisi BBM.

BACA JUGA :  *Pos Koramil Mojoanyar Kerahkan Personelnya Bekali Wasbang Peserta Didik Baru Di Empat Sekolah*

Aksi itu dilakukan di sejumlah titik, termasuk SPBU Baratan dan Arjasa, pada Kamis (10/9/2026) siang.

“Kami minta seluruh OPD dan camat untuk serentak turun menyapa masyarakat yang sedang antre BBM,” kata Gus Fawait.

Bantuan yang diberikan berupa air mineral, makanan ringan hingga nasi kotak. Pemkab juga menggerakkan sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis.

Menurut Gus Fawait, kehadiran jajaran pemerintah tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan moral kepada masyarakat selama menghadapi kondisi antrean BBM.

BACA JUGA :  DIRAIH KEMBALI ADIPURA DAN NIRWASITA YANG KE 11 KALINYA.

“Menunjukkan bahwa pemerintah hadir bersama masyarakat dan pengusaha untuk peduli di tengah kesulitan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkab Jember menyadari persoalan pasokan BBM berada dalam kewenangan Pertamina. Karena itu, pemerintah daerah mengambil langkah untuk mengurangi mobilitas.

WFH bagi ASN dan PJJ diterapkan untuk menekan penggunaan kendaraan harian. Kebijakan tersebut diharapkan membantu kelancaran distribusi BBM hingga kondisi kembali normal.

“Pembelajaran jarak jauh (PJJ) diberlakukan mulai jenjang PAUD/TK hingga SLTA/SMA. Pemkab Jember juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kemenag Jember dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis: AurelEditor: Kaylla