Peristiwa

Angin Kencang Bikin Api Cepat Menjalar, Lahan Tebu Hampir 1 Hektare Terbakar di Puri

×

Angin Kencang Bikin Api Cepat Menjalar, Lahan Tebu Hampir 1 Hektare Terbakar di Puri

Sebarkan artikel ini
Api melahap lahan tebu hampir 1 hektare di Puri, Mojokerto. TNI-Polri, Damkar, dan warga berjibaku memadamkan kobaran agar tak meluas. (Foto:Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Kobaran api membakar lahan tebu milik warga di Dusun Mlaten, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (12/09/2026). Kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat menyambar tanaman tebu dan mengancam meluas ke area sekitar.

Merespons kejadian tersebut, anggota Koramil 0815/04 Puri bersama personel Polsek Puri, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mojokerto serta masyarakat Dusun Mlaten langsung bergerak cepat melakukan pemadaman. Dengan peralatan pemadam yang tersedia, para petugas dan warga berjibaku mengendalikan kobaran api di tengah kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar.

BACA JUGA :  Generasi Milenial Mojokerto Dapat Wawasan Kebangsaan Dari Danramil Puri

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, api diduga bermula dari pembakaran sampah yang kemudian terbawa angin kencang hingga menyambar lahan tebu milik Bapak Satimo. Kesigapan petugas gabungan dalam melakukan penanganan berhasil memadamkan api sehingga tidak merembet semakin luas ke area lainnya.

Lahan tebu yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±9.700 meter persegi atau hampir 1 hektare. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Danramil 0815/04 Puri Kapten Inf Subini saat dikonfirmasi menegaskan, kecepatan respons dan sinergi seluruh unsur di lapangan menjadi kunci dalam mencegah kebakaran meluas.

BACA JUGA :  Penjualan Air Minum Merk Cleo Dipermainkan Distributor Abal - Abal .

“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, anggota langsung bergerak bersama Polsek, Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto dan masyarakat. Kolaborasi ini sangat penting untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api menjalar ke wilayah yang lebih luas”, tegasnya.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun sisa tanaman secara sembarangan, khususnya saat kondisi lahan kering dan angin bertiup kencang. Kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi langkah penting untuk mencegah terulangnya kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Mojokerto.