Daerah

Ribuan Jemaah Padati Puncak Safari Maulid 40 Malam Riyadlul Jannah di Kota Batu

×

Ribuan Jemaah Padati Puncak Safari Maulid 40 Malam Riyadlul Jannah di Kota Batu

Sebarkan artikel ini
Suasana pelaksanaan puncak safari 40 malam Majlis Maulid Wa Ta’lim Riyadlul Jannah (foto Basuki).

Malang, sekilasmedia.com – Ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri memadati Markas Besar Majlis Maulid Wa Ta’lim Riyadlul Jannah, Pondok Pesantren Ar Riyadl Riyadlul Jannah, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (27/9/2026).

Kehadiran ribuan jemaah tersebut menjadi bagian dari puncak rangkaian Safari Maulid 40 Malam sekaligus Haul Akbar Majlis Maulid Wa Ta’lim Riyadlul Jannah. Agenda tahunan tersebut berlangsung sejak pagi hingga malam dengan berbagai rangkaian kegiatan keagamaan.

Ketua Panitia, Ahmad Sugiono, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal II Majlis Maulid Wa Ta’lim Riyadlul Jannah, mengatakan puncak Safari Maulid 40 Malam merupakan momentum yang mempertemukan jemaah dari seluruh koordinator wilayah (korwil).

“Puncak Safari Maulid 40 Malam ini merupakan agenda tahunan yang kami laksanakan setiap bulan Maulid. Karena menjadi puncak, seluruh jemaah kami undang, termasuk dari berbagai kota di Indonesia dan jemaah dari luar negeri,” ujar Sugiono.

Menurutnya, sejumlah jemaah dari luar negeri, di antaranya Malaysia, Hong Kong, dan Jordania, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA :  Bupati Mojokerto Lepas Keberangkatan CJH Kloter 29 Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH). Hari ini, Bupati Mojokerto melepas keberangkatan CJH kelompok terbang (kloter) 29 di Halaman Kantor Bupati Mojokerto, Kamis (23/6) petang. Dalam kesempatan ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberangkatkan CJH kloter 29 sejumlah 128 orang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko melepas keberangkatan CJH yang kedua kalinya. CJH asal Kabupaten Mojokerto kloter 29 ini dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada pukul 20.00 WIB. Dan akan terbang ke tanah suci pada Jumat (24/6) pukul 19.05 WIB. Bupati Ikfina mengimbau, agar jemaah selalu menjaga kesehatan. Mengingat pelaksanaan haji saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Bupati Ikfina saat naik di salah satu bus rombongan CJH. “Saya ucapkan selamat jalan, semoga semua diberi kelancaran, semua sehat, semua diberi kesabaran. Saya tunggu kedatangannya nanti dalam kondisi semuanya haji yang mabrur. Sekali lagi saya ucapkan selamat jalan, dinikmati ibadahnya, semoga semuanya lancar barokah,” ungkapnya. Pada keberangkatan sebelumnya, Bupati Ikfina berpesan, agar jemaah selalu menjaga kesehatan. Mengingat pelaksanaan haji saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. "Selama nanti perjalanan maupun selama melaksanakan rangkaian ibadah haji, saya minta tolong, tetap menggunakan masker, karena selain Covid-19 masker ini dapat melindungi kita dari penularan berbagai virus penyakit yang lain yang kita tidak tahu bisa saja penyakit itu dibawa oleh para jemaah haji dari berbagai tempat dari seluruh penjuru dunia," ujarnya. Lebih lanjut, pihaknya juga mengingatkan kepada CJH asal Kabupaten Mojokerto ini, agar selalu membawa dan menggunakan hand sanitizer dalam pelaksanaan ibadah haji. "Yang kedua, saya minta tolong kemana-mana bawa hand sanitizer, jadi nanti kalian dimana pun sebelum kalian memegang area wajah, sebelum kalian wudhu, dan sebelum kalian membuka masker atau mengganti masker, minta tolong kalian pakai hand sanitizer", bebernya. Dalam melaksanakan ibadah haji, Ikfina juga berharap, para CJH dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk melaksanakan ibadah selengkap-lengkapnya. "Fokus ibadah, yang di rumah sudah ada yang menjaga, mudah-mudahan diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah dan saat nanti pulang dengan membawa barokah nikmat haji mabrur," pungkasnya.

Sugiono menyebut puncak Safari Maulid 40 Malam memiliki makna khusus bagi keluarga besar Riyadlul Jannah. Momentum tersebut tidak hanya menjadi penutup rangkaian kegiatan selama 40 malam, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan kecintaan jemaah terhadap tradisi keagamaan yang selama ini dijalankan majelis.

“Ini menjadi hari raya bagi Majlis Riyadlul Jannah. Seluruh jemaah berkumpul dalam satu momentum besar,” katanya.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 05.00 WIB dengan Khotmil Qur’an bil Ghoib dan pembacaan Al-Qur’an secara massal. Kegiatan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 13.30 WIB dan diikuti jemaah dari berbagai korwil.

Setelah itu, jemaah mengikuti Pawai Akbar yang melibatkan para ketua korwil di wilayah Malang Raya. Pawai berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 15.00 WIB.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Manaqib Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani setelah salat Asar. Menjelang malam, jemaah mengikuti pembacaan Ratibul Haddad, sebelum memasuki agenda Maulid Burdah Al Bushiri.

Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada malam hari dan dihadiri para habaib dari Malang Raya, Jawa Timur hingga tingkat pusat. Agenda inti tersebut dijadwalkan berlangsung hingga sekitar pukul 23.30 WIB.

BACA JUGA :  2 Mobil Incar Polresta Malang kota diterjunkan Dalam Ops Patuh Semeru 2023

Mengusung semangat “Bersatu dalam Hikmah, Bergerak dalam Mahabbah”, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.

Sugiono mengatakan, konsistensi pelaksanaan Safari Maulid 40 Malam diharapkan terus dipertahankan dari tahun ke tahun.

“Harapan kami kegiatan ini bisa istiqomah dilaksanakan setiap tahun, terus meningkat dan semakin baik. Semoga semangat serta jumlah jemaah juga terus bertambah,” tuturnya.

Safari Maulid 40 Malam sendiri merupakan rangkaian kegiatan yang digelar sejak awal bulan Maulid dan berlangsung selama 40 malam di berbagai wilayah.

Untuk pelaksanaan tahun berikutnya, Sugiono menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana kegiatan berskala lebih besar. Salah satunya adalah pelaksanaan halal bihalal keluarga besar Majlis Maulid Wa Ta’lim Riyadlul Jannah pada tahun 2027 mendatang, yang direncanakan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

“Insyaallah untuk tahun 2027 kami rencanakan pelaksanaannya di Lapangan Monas Jakarta,” pungkasnya.

Penulis : S Basuki

Penulis: basukiEditor: Kaylla