Pendidikan

Bertahun-tahun Belajar di Sekolah Rusak, Gus Fawait akhirnya Renovasi SDN 1 Sumberanget, Ledokombo, Jember

×

Bertahun-tahun Belajar di Sekolah Rusak, Gus Fawait akhirnya Renovasi SDN 1 Sumberanget, Ledokombo, Jember

Sebarkan artikel ini
Siswa belajar sementara di mushola selama pembanguan sekolah. (Foto aurel)

Jember,Sekilasmedia.com-Aroma semen dan deru pengerjaan bangunan kini menjadi latar belakang keseharian siswa SDN 1 Sumberanget, Ledokombo, Jember.

Sejak akhir bulan lalu, gedung sekolah mereka mulai direnovasi total.

Pembongkaran fisik dilakukan untuk menggantikan ruang-ruang kelas lama yang rapuh, kerap bocor saat hujan deras, serta dindingnya dipenuhi lubang.

Meski gedung utama dibongkar, denyut kegiatan belajar mengajar sama sekali tak padam.

Tiga bangunan musala warga di sekitar lokasi disulap menjadi ruang kelas sementara.

Di salah satu musala, suara anak-anak terdengar bersahut-sahutan.

Ruang ibadah yang sempit itu diisi siswa kelas 2 dan kelas 6 di bawah bimbingan Ardhiana Yuni Musthofa, guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

Agar ruangan muat menampung anak-anak, pihak sekolah menerapkan sistem sif jam belajar.

BACA JUGA :  Kuota Siswa Berubah, Sistem Zonasi di Kota Mojokerto Diganti dengan Domisili

Kelompok kelas rendah masuk pukul 07.00 hingga 09.30 WIB, disusul kelompok kelas atas mulai pukul 09.30 hingga 12.00 WIB.

“Alhamdulillah, sampai saat ini pelaksanaan proses pembelajaran lancar dan tidak ada gangguan sama sekali,” kata Ardhiana.

Duduk bersila di atas lantai musala tanpa meja dan kursi tak mengurangi keceriaan para siswa.

Debi Veronika Aisyah, siswi kelas 6, justru menikmati suasana belajar yang unik ini karena merasa makin erat dengan teman-temannya.

“Senang, meskipun agak sempit tempatnya,” tutur Debi polos.

Renovasi di SDN 1 Sumberanget merupakan bagian dari program besar Pemkab Jember tahun ini.

Melalui Dinas Pendidikan, anggaran sebesar Rp187,38 miliar dikucurkan untuk merevitalisasi sarana dan prasarana di 258 sekolah negeri maupun swasta.

BACA JUGA :  Tim Asesor BAN-PAUD Kunjungi Sekolah Alhidayah

Jenjang Sekolah Dasar mendapat porsi terbesar, yakni Rp123,94 miliar untuk 120 sekolah.

Bupati Jember Gus Fawait menyatakan bahwa pembenahan fisik bangunan sekolah menjadi langkah krusial untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia di daerahnya.

“Pendidikan yang unggul dimulai dari lingkungan belajar yang aman dan nyaman,” ujar Gus Fawait.

Ia juga mengajak masyarakat ikut mengawasi proses pengerjaan di lapangan, dan melapor melalui kanal Wadul Gus’e jika menemukan hal yang janggal.

Bagi Debi dan kawan-kawannya di Ledokombo, kucuran dana tersebut bukan sekadar angka di atas kertas.

Pembangunan yang sedang berjalan adalah jawaban atas doa-doa mereka selama ini agar kelak bisa kembali belajar di dalam kelas yang kokoh, nyaman, dan tak lagi ditetesi air hujan.