Daerah

Bupati Gresik Tekankan Kinerja ASN, PPPK Paruh Waktu Dapat Kepastian Perpanjangan Masa Kerja

×

Bupati Gresik Tekankan Kinerja ASN, PPPK Paruh Waktu Dapat Kepastian Perpanjangan Masa Kerja

Sebarkan artikel ini
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan SK perpanjangan masa kerja PPPK paruh waktu .(Foto: Diskominfo Pemkab Gresik)

 

Gresik, Sekilasmedia.com – Peningkatan kesejahteraan ASN harus diimbangi dengan kinerja, disiplin, dan integritas. Penegasan itu disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang dirangkai dengan penyerahan SK perpanjangan masa kerja PPPK paruh waktu di Lapangan Kantor Bupati Gresik, Senin (12/10/2026).

Dalam kegiatan yang diikuti ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu juga mengungkapkan rencana pemberian tambahan penghasilan bagi PPPK paruh waktu pada tahun mendatang yang akan dialokasikan sebagai tunjangan hari raya (THR).

Pemerintah Kabupaten Gresik, kata dia, terus berupaya menjaga kesejahteraan pegawai di tengah tantangan efisiensi anggaran. Bahkan, pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi PNS diupayakan tetap penuh tanpa pemotongan.

“ Di tengah isu efisiensi anggaran dan pemotongan TKK, Pemerintah Kabupaten Gresik tetap berupaya memenuhi hak-hak ASN. Khusus bagi PNS, TPP tetap diberikan secara penuh tanpa pemotongan. Kami akan terus berusaha menjaga kesejahteraan pegawai sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” ujar Gus Yani.

Ia juga menyampaikan harapan agar dukungan kesejahteraan bagi PPPK paruh waktu dapat ditingkatkan secara bertahap. Setelah rencana pemberian THR pada tahun depan, pemerintah daerah berharap dapat mengupayakan tambahan kesejahteraan lainnya pada tahun-tahun berikutnya, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.

“ Tahun depan, kami merencanakan tambahan penghasilan bagi PPPK paruh waktu untuk dialokasikan sebagai THR. Pada tahun berikutnya, mudah-mudahan dapat ditingkatkan lagi melalui pemberian gaji ke-13 dan ke-14, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan diiringi peningkatan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA :  Panen Ratusan Kilogram Ubi Cilembu, Bukti Keberhasilan Pembinaan Warga Binaan Lapas Kediri

Gus Yani menegaskan, upaya meningkatkan kesejahteraan pegawai harus berjalan seiring dengan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Seluruh ASN diminta bekerja profesional, menjaga kedisiplinan, serta memastikan pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“ Saya meminta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk bekerja dengan baik, meningkatkan kinerja, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bekerjalah dengan ikhlas dan profesional, karena tantangan yang dihadapi masyarakat ke depan semakin beragam. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan melalui pelayanan yang berkualitas,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan PPPK agar menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah. Pelanggaran hukum maupun tindakan yang bertentangan dengan disiplin kerja tidak akan ditoleransi.

“ Saya tidak ingin mendengar lagi ada PPPK yang bermasalah, baik terkait persoalan hukum maupun pelanggaran lainnya. Kesempatan untuk mengabdi harus dijaga dengan menunjukkan kinerja dan integritas. Pemerintah daerah tidak akan memberikan toleransi apabila pegawai tidak menjalankan tanggung jawabnya dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Gus Yani bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur dengan tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”.

Sambutan tersebut menekankan pentingnya melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan daya saing, pemerataan kesempatan, pelestarian lingkungan, serta perlindungan budaya.

Perjalanan 81 tahun Provinsi Jawa Timur disebut sebagai hasil perjuangan, kerja keras, dan pengabdian lintas generasi. Momentum peringatan hari jadi diharapkan memperkuat komitmen seluruh elemen pemerintahan untuk melanjutkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Jelang Idul Adha, Gubernur Khofifah Kawal dan Pantau Langsung Distribusi Vaksin PMK di Jatim

Dalam sambutan itu juga dipaparkan pelaksanaan sembilan program pengabdian melalui Nawa Bhakti Satya sebagai arah pembangunan Provinsi Jawa Timur periode 2025–2029. Program tersebut mencakup penguatan perlindungan sosial, perluasan kesempatan kerja, peningkatan konektivitas wilayah, ketahanan pangan, serta akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam sambutan gubernur, tingkat kemiskinan Jawa Timur pada Maret 2026 tercatat 9,06 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka pada Mei 2026 mencapai 3,42 persen. Tingkat kemantapan jalan provinsi hingga semester I 2026 tercatat 87,83 persen, sementara cakupan perlindungan jaminan kesehatan masyarakat hingga September 2026 mencapai 96,12 persen.

Perekonomian Jawa Timur pada semester I 2026 juga dilaporkan tumbuh 5,84 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,45 persen. Adapun realisasi investasi mencapai Rp72,7 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 135.651 orang.

Meski demikian, pemerataan pembangunan, penciptaan lapangan kerja berkualitas, peningkatan daya saing UMKM, dan penguatan konektivitas antarwilayah masih menjadi perhatian pemerintah.

“ Setiap kebijakan dan anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, koordinasi antarpemerintah daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan kolaborasi dengan seluruh mitra pembangunan perlu terus diperkuat,” demikian pesan dalam sambutan tersebut.

Melalui peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang dirangkai dengan penyerahan SK perpanjangan masa kerja PPPK paruh waktu, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap seluruh ASN semakin memperkuat komitmen pengabdian, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga integritas.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesejahteraan pegawai dan kualitas pelayanan publik harus berjalan beriringan demi mewujudkan pemerintahan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penulis. : Rudi
Editor. : Erik